- Pertikaian antar tetangga di Perumahan Pondok Indah Residence, Palembang, terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026.
- Insiden kekerasan ini dipicu oleh persoalan parkir mobil yang kemudian berujung cekcok dan penggunaan senjata tajam.
- Pelaku menyerang korban menggunakan parang hingga korban terluka dan kini kasusnya sedang ditangani pihak kepolisian.
SuaraSumsel.id - Pertikaian antar tetangga kembali terjadi di Kota Palembang. Insiden tersebut berlangsung di Perumahan Pondok Indah Residence, Jalan Sukabangun II, Kecamatan Sukarami, Rabu (11/2/2026).
Warga sekitar dikejutkan oleh peristiwa yang bermula dari persoalan parkir kendaraan, namun berujung pada aksi kekerasan menggunakan senjata tajam.
Berikut 6 fakta insiden tersebut:
1. Terjadi di Kawasan Permukiman Sukarami
Baca Juga:Inflasi Pangan Tembus 3,55 Persen, BI Jadikan Sumsel Kunci Stabilitas Harga 2026
Peristiwa terjadi di Perumahan Pondok Indah Residence, Jalan Sukabangun II, Kecamatan Sukarami, Palembang. Kawasan tersebut merupakan lingkungan permukiman padat warga.
2. Berawal dari Persoalan Parkir Mobil
Menurut keterangan kepolisian, korban memarkir mobil di depan rumahnya. Namun posisi kendaraan tersebut disebut menghalangi akses pelaku yang hendak memasukkan mobil ke dalam rumahnya.
3. Teguran Berujung Cekcok
Pelaku kemudian menegur istri korban terkait posisi parkir kendaraan. Teguran tersebut tidak diterima dengan baik dan memicu cekcok antara keduanya.
Baca Juga:Buruan Daftar! Penukaran Uang Baru 2026 di Sumsel Sudah Dibuka, Ini Jadwal & Lokasinya
4. Korban Ikut Terlibat dalam Pertengkaran
Korban yang mendengar istrinya terlibat adu mulut kemudian keluar dan membela istrinya. Situasi memanas ketika terjadi saling tantang antara korban dan pelaku.
5. Pelaku Mengambil Senjata Tajam
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan melalui Kanit Reskrim AKP Ledi menjelaskan, pelaku kemudian mengambil sebilah parang dari dalam rumahnya.
6. Korban Mengalami Luka Akibat Sab*tan
Pelaku diduga menyerang korban sebanyak dua kali menggunakan senjata tajam tersebut. Korban mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian kini tengah menangani kasus tersebut dan melakukan proses hukum terhadap pelaku. Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa kekerasan.