facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditetapkan Tersangka Investasi Bodong, Selebgram Palembang Ditahan Polisi

Tasmalinda Minggu, 16 Januari 2022 | 06:25 WIB

Ditetapkan Tersangka Investasi Bodong, Selebgram Palembang Ditahan Polisi
Selebgram Palembang Ditetapkan tersangka investasi bodong [ANTARA]

Selebgram Palembang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan investasi bodong senilai puluhan juta rupiah.

SuaraSumsel.id - Aparat Kepolisian Sektor Ilir Barat 1 Palembang menetapkan seorang selebgram sebagai tersangka atas kasus dugaan investasi bodong senilai puluhan juta rupiah.

Tersangka berinisial ALN (30) warga Jalan Swadaya, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan.

Kapolsek IB 1 Palembang Kompol Roy Tambunan mengatakan penetapan ALN sebagai tersangka setelah penyidik memeriksa saksi-saksi dan alat bukti yang mencukupi.

"Saksi-saksi sudah diperiksa, termasuk terlapor ALN yang memenuhi panggilan sebagai saksi pada hari Jumat (14/1). Hasil gelar perkara ini telah penuhi alat bukti bahwa ALN pada hari ini ditetapkan sebagai tersangka," kata Kompol Roy Tambunan.

Baca Juga: Heboh Selebgram Palembang Dilaporkan Investasi Bodong, Warganet: Ada Arisan Juga

Tersangka ALN ini bertindak selaku penyedia jasa jual beli pakaian lantas menawarkan secara terbuka kepada masyarakat untuk berinvestasi terhadap usahanya  melalui aplikasi berbagi cerita di media sosial Instagram (Story Instagram).

Tersangka yang ternyata residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2017,  menjanjikan profit sembilan persen dari minimal modal senilai Rp10 juta yang wajib disetorkan.

Dalam perjalanannya, bisnis tersebut tidak sesuai dengan harapan sehingga korban melaporkan kasus ini ke polisi.

"Korbannya diduga tidak hanya satu sebab ada beberapa yang melapor ke satuan lain. Kami menangani pelaporan atas nama korban berinisial CG dengan nilai kerugian Rp48,2 juta," katanya.

Barang bukti yang diamankan berupa rekening koran korban dan tersangka, satu rangkap print tangkapan layar pesan antara korban dan tersangka, dan satu rangkap hasil vonis pengadilan negeri atas nama ALN.

Baca Juga: 3 Jam Dilahirkan, Bayi Kembar Siam Dua Kepala dengan Satu Tubuh Meninggal Dunia

Tersangka dikenai Pasal 372 (penggelapan) dan 378 (penipuan) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 4 tahun.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait