alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dinonaktifkan dari Jabatan, Dosen Reza Ghasarma Kenal dengan Dua Korban Pelecehan Seksual

Tasmalinda Rabu, 08 Desember 2021 | 17:55 WIB

Dinonaktifkan dari Jabatan, Dosen Reza Ghasarma Kenal dengan Dua Korban Pelecehan Seksual
Dosen Unsri Reza Ghasarma (tengah) dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kaprodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unsri.

Dosen Reza Ghasarma mengakui dua korban pelecehan seksual yang mengadukannya ke polisi.

SuaraSumsel.id - Universitas Sriwijaya atau Unsri telah menonaktifkan dosen terduga pelaku kasus pelecehan seksual mahasiswi, Reza Ghasarma dari jabatannya.

Reza dinonaktifkan sebagai Kaprodi atau Kapala Prodi Fakultas Ekonomi Unsri. 

Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum Reza Ghasarma, Ghandi Arius, Rabu (8/12/2021). Dia mengungkapkan penonaktifkan kasus ini agar lebih fokus akan kasus yang menjeratnya kini.

"Kemarin sudah dinonaktifkan sementara, agar lebih fokus dengan kasus yang menjeratnya namun ternyata tanpa sepengetahuan Reza,  dia sudah dinonaktifkan oleh pihak Unsri," ungkapnya. 

Baca Juga: BMKG Minta Warga Sumsel Waspada, Potensi Bencana Hidrometeorlogi Meningkat

Pada kesempaatan yang sama, Reza Ghasarma membantah mengirim pesat singkat porno seperti yang dituduhkan kepadanya. 

" Yang bimbingan banyak. Komunikasi antara mahasiswa dan dosen ada tapi formal seperti antara dosen dan mahasiswa," ungkapnya. 

Dia pun mengaku jika tidak pernah menyimpan nomor mahasiswi dan mahasiswa yang menjadi bimbingannya.

" Untuk telegram ada tapi digunakan untuk pendidikan tapi kalau ke mahasiswa tidak pernah saya gunakan. Jika pun ada chat itu, lewat WA bukan telegram dan saya tidak pernah menyimpan nomor mahasiswa saya," akunya.

Namun dia membenarkan mengenal dua korban yang melaporkannya ke polisi atas dugaan kasus pelecehan seksual.

Baca Juga: Soal Pembatalan PPKM Level 3, Sumsel Masih Tunggu Surat Edaran

"Memang bimbingan dengan saya, saya yang ditugaskan untuk menjadi pembimbing mereka," ujarnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait