alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BMKG Minta Warga Sumsel Waspada, Potensi Bencana Hidrometeorlogi Meningkat

Tasmalinda Rabu, 08 Desember 2021 | 15:20 WIB

BMKG Minta Warga Sumsel Waspada, Potensi Bencana Hidrometeorlogi Meningkat
Ilustrasi Hujan. BMKG ingatkan warga Sumsel, potensi bencana hidrometeorlogi meningkat (Erik Witsoe/Unsplash)

BMKG memprakirakan akan terjadi peningkatan potensi bencana hidrologi di Sumatera Selatan.

SuaraSumsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi atau BMKG Kelas I Palembang, Sumatera Selatan menyatakan potensi bencana hidrometeorologi di provinsi itu meningkat dampak dari badai La Nina dan puncak musim hujan akhir tahun.

BMKG menerbitkan surat imbauan kewaspadaan bernomor KL.01.01/005/KPLG/XII/2021 kepada masyarakat, pada Senin (6/12). Secara khusus berisikan peringatan dini potensi hujan tinggi bakal terjadi khususnya di sembilan kabupaten/kota.

Kepala BMKG Kelas I Palembang Wandayantolis mengatakan fenomena La Nina pada akhir tahun 2021 ini berpotensi bertahan hingga awal tahun 2022.

Kondisi tersebut secara umum dapat memicu peningkatan curah hujan sekitar 20-40 persen dari rata-ratanya. La Nina juga memicu peningkatan jumlah hari hujan ekstrem dengan intensitas >50 mm/hari.

Baca Juga: Soal Pembatalan PPKM Level 3, Sumsel Masih Tunggu Surat Edaran

“Puncak musim hujan diprediksi berkisar pada Januari – Februari 2022,” kata dia.

Berkenaan dengan kondisi tersebut curah hujan dan jumlah hari hujan ekstrem masih akan terus terjadi di wilayah Sumsel hingga Maret 2022.

Sekaligus juga dapat diikuti oleh peningkatan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, yang tercatat sudah ada 24 kasus sepanjang 2021, serta munculnya genangan-genangan pada ruas-ruas jalan dan kawasan tertentu.

Khususnya di sembilan Kabupaten/Kota tadi yaitu Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selata dan Kota Pagaralam.

“Khususnya sembilan daerah itu diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat dan Pemerintah setempat mesti proaktif dan responsif,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Kabupaten Muba, KPK Panggil Istri Eks Gubernur Sumsel Eliza Alex Noerdin

BMKG menetapkan status siap siaga bencana untuk sembilan kabupaten kota tersebut, yakni untuk Kabupaten Musi Rawas (di Kecamatan Selangit berstatus waspada).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait