Ali Kalora Tewas Tertembak, Ini Sejarah Mujahidin Indonesia Timur

Foto jenazah Ali Kalora tertembak pun beredar di media sosial.

Tasmalinda
Senin, 20 September 2021 | 08:21 WIB
Ali Kalora Tewas Tertembak, Ini Sejarah Mujahidin Indonesia Timur
Teroris MIT Ali Kalora [dokumentasi polisi]

Kursi pimpinan kemudian dipegang oleh Ali Kalora hingga Sabtu pekan lalu, ketia ia tewas dalam baku tembak. Di masa kepemimpinan Ali Kalora beragam aksi terorisme dilakukan.

Paska Ali Kalora tewas

Pengamat terorisme dari Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Muhammad Khairil, menilai kematian Ali Kalora dianggap tidak serta-merta melemahkan bahkan mengakhiri kelompok militan Mujahidin Indonesia Timur.

Khairil menduga, MIT masih akan melakukan rekrutmen dan doktrinasi kepada calon penerusnya.

Baca Juga:Viral Krisdayanti Beberkan Gaji DPR, Segini Penghasilan DPRD Sumsel Perbulan

Hal itu dibuktikan, berdasarkan kilas sejarah, dengan terus beraksi kelompok bersenjata ini saat pemimpin mereka tewas

"Kita berharap ini akan selesai. Tapi, jika melihat sejarah, bagaimana pimpinan MIT berganti dari sebelumnya hingga Santoso dan turun ke Ali Kalora. Itu bukan perjalanan 1-2 hari bagi mereka (berganti pemimpin)."

"Kelompok militan seperti ini tidak hanya bergantung pada satu figur simbolik, mereka akan mengupayakan terus proses regenerasi," kata Khairil.

Khairil mencontohkan, sebelum Santoso alias Abu Wardah, pimpinan MIT tewas tahun 2016, Ali Kalora bukan sosok yang diperhitungkan.

Teroris MIT Ali Kalora menyerang warga di Sigi, Sulawesi Tengah. [dokumentasi polisi]
Teroris MIT Ali Kalora menyerang warga di Sigi, Sulawesi Tengah. [dokumentasi polisi]

Bahkan Kapolri saat itu, Jenderal Tito Karnavian menyebut, "Ali Kalora jauh di bawah kelasnya Santoso dan Basri."

Baca Juga:Tersangka Korupsi BUMD PDPDE, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Ditahan

Di kepemimpinan Ali Kalora, kelompok MIT diduga terus melakukan beragam aksi teror.

REKOMENDASI

News

Terkini