- Tujuh merek sepatu lari kurang populer seperti Saucony dan Brooks menawarkan kualitas tinggi sesuai kebutuhan spesifik pelari.
- Merek kurang populer seperti Mizuno dan Altra fokus pada riset biomekanik menghasilkan sepatu lari nyaman dan tahan lama.
- Pelari berpengalaman sering memilih merek non-arus utama karena kenyamanan fit, kesesuaian karakter lari, dan harga terjangkau.
SuaraSumsel.id - Saat memilih sepatu lari, banyak orang langsung mengarah ke merek-merek besar yang sering muncul di iklan, lomba marathon, atau unggahan influencer. Padahal, di luar nama-nama populer itu, ada sejumlah merek sepatu lari yang jarang dibicarakan namun kualitasnya tidak kalah—bahkan sering kali lebih cocok untuk kebutuhan tertentu.
Banyak pelari berpengalaman justru menemukan sepatu favoritnya setelah mencoba merek yang tidak terlalu hype. Alasannya sederhana: fit lebih pas, karakter lari lebih sesuai, dan harga sering kali lebih masuk akal. Jika kamu ingin opsi selain brand arus utama, tujuh merek berikut layak masuk pertimbangan.
1. Saucony
Meski namanya jarang viral, Saucony sangat dihormati di komunitas pelari serius. Seri seperti Endorphin dan Ride dikenal ringan, responsif, dan nyaman untuk long run maupun race day.
2. Brooks
Brooks tidak agresif secara pemasaran, tetapi konsisten soal kenyamanan dan stabilitas. Banyak pelari memilih Brooks karena minim “drama” dan cocok dipakai latihan harian hingga marathon.
Baca Juga:5 Cara Menyesuaikan Sepatu Lari Baru agar Tidak Bikin Lecet
3. Mizuno
Mizuno terkenal dengan durabilitasnya. Teknologi Wave Plate membuat sepatu ini stabil dan awet untuk mileage tinggi, cocok bagi pelari yang ingin sepatu tahan lama.
4. Altra
Dikenal dengan zero drop dan toe box lebar, Altra memberi sensasi lari alami. Tidak semua pelari cocok, tetapi bagi yang punya kaki lebar atau sering bermasalah di jari, Altra bisa jadi solusi.
5. On Running
Brand asal Swiss ini kerap dianggap sekadar gaya, padahal teknologi CloudTec menawarkan bantalan ringan dan responsif. Banyak pelari menyukai On untuk lari santai hingga tempo run.
6. Hoka
Meski mulai populer, Hoka masih sering diremehkan karena solnya tebal. Faktanya, cushioning Hoka sangat membantu mengurangi benturan, terutama untuk pelari jarak jauh.
7. Skechers Performance
Nama Skechers jarang dikaitkan dengan lari serius, namun lini Performance-nya digunakan atlet profesional. Ringan, cepat, dan harganya relatif bersahabat.
Baca Juga:7 Sepatu Lari untuk Lari Jarak Jauh agar Kaki Tidak Cepat Pegal, Solusi bagi Pelari Marathon
Kenapa Merek yang Jarang Dibicarakan Justru Layak Dicoba?
Banyak merek ini lebih fokus pada fungsi dan riset biomekanik, bukan sekadar tren. Hasilnya adalah sepatu yang nyaman dipakai lama, lebih sesuai dengan kebutuhan kaki tertentu, dan sering kali menawarkan nilai lebih dibanding sepatu populer yang mahal karena nama besar.
Sepatu lari terbaik bukan selalu yang paling sering muncul di media sosial. Terkadang, pilihan terbaik justru datang dari merek yang bekerja dalam senyap. Jika kamu ingin meningkatkan kenyamanan dan performa lari, tidak ada salahnya melirik merek sepatu lari yang jarang dibicarakan tapi kualitasnya sudah terbukti.
Karena pada akhirnya, yang terpenting bukan logo di sepatu, melainkan bagaimana sepatu itu bekerja untuk kakimu.