Komplek Perumahan Dinas Kodam II Sriwijaya Terbakar

Enam rumah dinas ajudan Jendral Militer atau ajendam terbakar.

Tasmalinda
Jum'at, 16 Juli 2021 | 05:35 WIB
Komplek Perumahan Dinas Kodam II Sriwijaya Terbakar
Puing rumah di Kompleks Perumahan Dinas Kiwal Asrama Komando Angkatan Darat (Kodam) II/ Sriwijaya di Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan yang terbakar, Kamis (15/7/2021). ANTARA/M Riezko Bima EP/21

SuaraSumsel.id - Kompleks Perumahan Dinas Kiwal Asrama Komando Angkatan Darat (Kodam) II/Sriwijaya terbakar,

Perumahan yang berada di Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan mengalami kebakaran hingga  menghanguskan enam rumah dinas Ajudan Jenderal Militer (Ajendam) pada Kamis, sekitar pukul 11.45 WIB.

Lima rumah yang terbakar tersebut merupakan tempat tinggal enam kepala keluarga.

Mereka di antaranya Serma Bagus Satuan Ajendam Kodam II/Sriwijaya, Sertu Mujamil Satuan Ajendam Kodam II/ Sriwijaya, Serma Pura Dirgantara Satuan Komando Militer 0418/Palembang, Mayor Cpl Nababan Satuan Paldam Kodam II/Sriwijaya, Serma (Purn) Suharto, dan Sertu Deka Tim Intel Korem 044/Garuda Dempo.

Baca Juga:Jumat Besok, Sumsel Gelar Melangitkan Doa agar Pandemi Sirna

Aslog Kodam II/Sriwijaya Kolonel Inf Priandy BP mengatakan para korban rumah dinas yang terbakar tersebut diungsikan.

Sementara petugas gabungan dari TNI, Pemadam Kebakaran Kota Palembang, dan Kepolisian Sektor Kecamatan Kalidoni mengevakuasi sekaligus membersihkan puing yang terbakar.

"Penghuni rumah diungsikan sementara ke tempat yang aman, sementara kami akan rehab rumah yang terbakar secepatnya," katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, tetapi semua peralatan di rumah itu hangus terbakar, termasuk satu unit mobil Daihatsu Taff BG 1227 RM milik Sertu Mujamil Satuan Ajendam Kodam II/Sriwijaya.

Salah seorang saksi mata yang melihat secara langsung kebakaran, Adi (48) warga Jalan Peltu Kohar, Kecamatan Kalidoni, Palembang mengatakan, kepulan asap hitam dari rumah Sertu Mujamil Satuan Ajendam Kodam II/Sriwijaya sekitar pukul 10.10 WIB, saat dia sedang memperbaiki rumah Serma Okto Riadi hanya beberapa meter dari titik api.

Baca Juga:Pekan Ini, Pasien COVID 19 Sumsel Terbanyak selama Pandemi

"Rumah itu kosong, lalu tak berlangsung lama api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah lainnya," ujarnya pula. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini