Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sekolah di Bangka Barat geger setelah murid temukan bungkusan diduga sabu di dalam sepatunya. Pihak sekolah langsung melapor ke polisi untuk diselidiki. (152 karakter)

Tasmalinda
Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
sabu di sepatu anak sekolah [wowbabel]
Baca 10 detik
  • Seorang murid menemukan bungkusan mencurigakan diduga sabu di dalam sepatunya di sekolah Kabupaten Bangka Barat.
  • Pihak sekolah segera mengamankan temuan tersebut dan melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
  • Polisi masih mendalami kasus ini guna memastikan jenis barang serta menyelidiki asal-usul paket dalam sepatu murid.

SuaraSumsel.id - Aktivitas belajar di sebuah sekolah di Kabupaten Bangka Barat mendadak diwarnai kepanikan setelah seorang murid mengeluhkan sepatunya terasa mengganjal saat digunakan.

Awalnya, keluhan tersebut dianggap sebagai hal biasa. Namun ketika sepatu diperiksa lebih lanjut, ditemukan sebuah bungkusan mencurigakan yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Penemuan itu langsung membuat guru dan warga sekitar geger.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, murid tersebut merasa tidak nyaman karena ada benda keras di dalam sepatunya. Setelah dibuka, ditemukan paket kecil yang bentuknya tidak seperti bagian dari alas kaki.

Pihak sekolah kemudian segera mengamankan barang tersebut dan melaporkannya kepada aparat kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:Bank Sumsel Babel dan Pemkab Bangka Barat Hadirkan Taman Komunitas di Kecamatan Kelapa

Petugas yang datang ke lokasi langsung mengamankan barang bukti dan melakukan penyelidikan guna memastikan jenis barang yang ditemukan sekaligus menelusuri bagaimana paket tersebut bisa berada di dalam sepatu murid.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, mengatakan pengungkapan itu bermula ketika seorang murid mengeluhkan sepatunya terasa tidak nyaman karena ada benda yang mengganjal di bagian dalam.  Lanjut, kata dia, kepala sekolah kemudian memeriksa sepatu tersebut dan menemukan plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika.

Hingga kini, polisi masih mendalami apakah bungkusan tersebut benar merupakan narkotika jenis sabu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium serta menyelidiki kemungkinan adanya pihak yang sengaja menyembunyikan barang tersebut di dalam sepatu.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan lingkungan sekolah dan menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika yang dapat menyasar anak-anak.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai asal-usul barang tersebut sebelum hasil penyelidikan selesai serta meminta siapa pun yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor.

Baca Juga:Pegawai Korban Salah Tangkap Tuntut Pertanggungjawaban, Dicurigai Bawa Narkoba

Temuan itu menjadi pengingat bahwa kewaspadaan di lingkungan pendidikan perlu terus ditingkatkan, terutama terhadap barang-barang yang tampak biasa tetapi ternyata dapat digunakan sebagai modus penyembunyian barang terlarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak