alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Latancab TNI AD Lebih Berteknologi

Tasmalinda Kamis, 26 November 2020 | 17:03 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Latancab TNI AD Lebih Berteknologi
Latihan Antar Kecabangan (Latancab) yang digelar di Baturaja [ANTARA]

Latihan Antar Kecabangan (Latancab) Kartika Yudha TA 2020 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur)

SuaraSumsel.id - Terpantau pesawat pengintai musuh beroperasi di udara. Helikopter Apache dengan sigap langsung memuntahkan dua peluru.

Sementara, target musuh juga terlihat dibombardir tank leopard hingga penuhi asap pekat. Ratusan prajurit langsung mengepung, tim penembakan jitu mengamankan area. Rintangan ranjau lawan juga telah dijinakkan.

Akhirnya pasukan TNI AD, berhasil membersihkan target berbendera merah sebagai tanda semua musuh berhasil dibumihanguskan.

Begitulah situasi Latihan Antar Kecabangan (Latancab) Kartika Yudha TA 2020 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja Sumatera Selatan Kamis, (26/11/2020).

Baca Juga: Diduga Serangan Jantung, Tahanan Polrestabes Palembang Meninggal

“Saya nilai latihan kali ini sukses 100 persen. Karena semua prajurit antar cabang sukses menjalankan latihan tahun ini,"kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Adapun berbagai manuver yang dilaksanakan latihan tempur diantaranya penembakan tank Leopard, penembakan SMB, manuver ranpur, kerja sama infanteri tank, tembakan helikopter AH-64 Apache dengan roket Hellfire dan Hydra.

Latihan Antar Kecabangan (Latancab) yang digelar di Baturaja [Muhammad Moeslim/suara.com]
Latihan Antar Kecabangan (Latancab) yang digelar di Baturaja [Muhammad Moeslim/suara.com]

Menurut ia, Latancab Kartika Yudha 2020 tentu berbeda dengan latihan digelar setiap tahun. Kali ini, latihan menggunakan peralatan tempur yang lebih berteknologi.

Ia menegaskan TNI harus berperang dengan lebih berteknologi.

"Kita harus smart, jangan hanya rajin tapi bodoh. Saya ingin prajurit TNI kita bertugas dengan smart. Kalau bisa pakai teknologi kenapa tidak, kenapa harus pake manual. Karena teknologi membuat lebih mudah, lebih cepat dan tepat,"ujarnya

Baca Juga: Usai Mantan Bupati Muaraenim Ditahan, Kejati Bidik Calon Tersangka Lainnya

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa [Muhammad Moeslim/suara.com]
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa [Muhammad Moeslim/suara.com]

Meski peralatan latihan yang dilakukan TNI ialah pengadaan lima tahun lalu, namun upaya pemberharuan sudah dilayangkan kepada pemerintah. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait