Pemprov Sumsel Mencari 1.000 Petugas Penyuluh Pertanian, Ini Syaratnya

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membuka lowongan bagi 1.000 tenaga penyuluh.

Tasmalinda
Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:53 WIB
Pemprov Sumsel Mencari 1.000 Petugas Penyuluh Pertanian, Ini Syaratnya
Ilustrasi pertanian (pixabay)

SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membuka lowongan bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan para sarjana pertanian sebagai tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Petani (PPEP), yang sebelumnya dikenal dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Dibutuhkan mencapai 1.000 petugas penyuluh yang proses pendaftarannya akan dibuka pada awal November 2020. PPL ini rencananya akan disebar di wilayah sentra pertanian di Sumatera Selatan, seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, OKI dan OKU Timur.

Penempatan hampir 1.000 petugas penyuluh ini diharapkan mampu memberikan edukasi bagi kalangan petani di wilayah-wilayah tersebut, seperti proses budidaya, seperti pemilihan benih, pupuk, pemeliharaan setelah pasca panen.

Persyaratan yang mesti dipenuhi yakni merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), sehat jasmani dan rohani, berusia maksimal 35 tahun pada saat pendaftaran, tidak terikat kontrak kerja dengan instansi dan lembaga lainnya dan berdomisili di kecamatan Wilayah Kerja Penyuluhan Pertanian (WKPP) dibuktikan dengan KTP dan KK.

Baca Juga:KPU Sumsel Menilai Gugatan Petahana Ogan Ilir ke MA Sah

Pelamar juga harus melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah, berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian, mampu mengoperasikan komputer, memiliki dan mampu mengoperasikan handphone (HP) android dan memiliki SIM C.

Kualifikasi pendidikan harus lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pertanian untuk posisi sebagai tenaga Pendamping Penyuluh, Pendamping Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Pendamping Pengawas Benih Tanaman (PBT). 

Lulusan sarjana Pertanian program studi Agronomi, Agroteknologi untuk menempati  posisi tenaga Pendamping Penyuluh, Pendamping Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Pendamping Pengawas Benih Tanaman (PBT).

Lulusan sarjana Pertanian program studi Agribisnis untuk posisi yang dilamar tenaga Pendamping Penyuluh dan Pendamping Pengawas Benih Tanaman (PBT). 

Strata satu program studi Hama Penyakit Tumbuhan untuk posisi Pendamping Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Lulusan  strata Peternakan untuk posisi tenaga Pendamping Penyuluh.

Baca Juga:Musim Hujan, Ini Lima Wilayah Sumsel Berpotensi Longsor dan Puting Beliung

Untuk pendaftarannya dibuka pada minggu pertama bulan November 2020, melalui website Universitas Sriwijaya (Unsri).

Gubernur Sumsel Herman Deru  baru-baru ini menyebut  direkrutnya 1000 orang tenaga PPL ini dinilai penting untuk kemajuan sektor pertanian di Sumsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak