Selain Songket, Ada Sulam Angkinan Jadi Kain Khas Sumsel

Kain sulam angkinan menjadi kain yang juga diproduksi pengerajin di Sumsel.

Tasmalinda
Selasa, 22 September 2020 | 10:06 WIB
Selain Songket, Ada Sulam Angkinan Jadi Kain Khas Sumsel
Kain Sulam Angkinan yang diproduksi pengerajin Sumsel (Dok. Dekranasda)

SuaraSumsel.id - Pesona kain songket, sudah cukup terkenal lama. Kain yang ditenun dengan kualitas benang yang tinggi diantaranya berbalut kandungan emas, membuatnya menjadi kain khas milik kota Palembang, Sumatera Selatan.

Ditenun dengan ketelitian dan waktu yang lama, motif kain songket memang penuh filosofi.

Dahulunya, kain ini hanya digunakan oleh kalangan kerajaan atau kesultanan. Setiap motifnya memberikan arti, siapa si pemakainya.

Kain ini pun dijual dengan variasi kain dan benang penyusunnya. Jika terbuat seluruhnya benang emas, maka harga songket akan bisa dibandrol dengan harga mahal.

Baca Juga:Minta Pilkada Ditunda, NU Sumsel : Relokasi Anggaran Bagi Kesehatan!

Ternyata, tidak hanya songket yang dimiliki Provinsi Sumsel.

Di Oku Timur, juga terdapat kejarinan kain yang dikenal kain sulam angkinan.

Kain Sulam Angkinan yang diproduksi pengerajin Sumsel (Dok. Dekranasda)
Kain Sulam Angkinan yang diproduksi pengerajin Sumsel (Dok. Dekranasda)

Salah satu UMKM yang memproduksinya, ialah UMKM Tenun Songket Mawar di desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, OKU Timur, Sumsel.

Kain yang digunakan ialah kain belundru dengan warna yang juga mencolok seperti halnya hijau, merah dan hitam.

Pengerjaannya juga membutuhkan ketelitian. Seuntai benang dalam beberapa gulungan disulam. Benang digunakan juga benang emas, benang sulam dan membutuhkan alat sulam, ram.

Baca Juga:Kiat Produktif di Pandemi, Herman Deru : Terampil Tata Boga dan Tata Rias

“Kain ini sangat unik, dengan bahan berupa kain beludru, perpaduan benang emas dan sulam, menjadi motif yang cantik,” ujar Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Selatan, Feby Deru, Selasa (22/9/2020).

Di Desa Gunung Batu OKU Timur, masih banyak warga yang menekuni kerajinan kain ini. Kain ini pun dipergunakan bagi pakaian pengantin hingga keperluan rumah tangga.

“Saya ingin di Gunung Batu ini juga jadi sentra kerajinan sulam angkinan ini,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak