- Polisi menangkap dua tersangka berinisial RS dan AD terkait pembunuhan dua kakak-adik di Banyuasin.
- Kerangka korban dan sepeda motor ditemukan di rumah kosong serta parit pada 6 September 2026.
- Kedua korban berinisial RM dan AM sebelumnya dilaporkan hilang sejak tanggal 27 Oktober 2021.
Polisi langsung melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap identitas kerangka serta hubungan temuan tersebut dengan kasus orang hilang yang pernah dilaporkan sebelumnya.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino kemudian memerintahkan Kapolsek Talang Kelapa AKP Mukhlis bersama Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Shandy Kharisma memimpin proses penyelidikan.
Tim opsnal yang dipimpin Panit 3 Reskrim Ipda Joko Prakoso bergerak melakukan pendalaman.
Penyelidikan dilakukan untuk mengidentifikasi korban sekaligus mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Dari hasil penyelidikan dan pengembangan keterangan, polisi akhirnya mengidentifikasi tersangka pertama berinisial RS (27). Polisi kemudian menangkap RS di wilayah Kenten, Kecamatan Talang Kelapa.
Penangkapan tersebut menjadi awal pengembangan penyidikan untuk mengungkap lebih jauh kasus hilangnya RM dan AM.
Dari hasil pengembangan berikutnya, penyidik memperoleh informasi yang mengarah kepada tersangka kedua.
Tersangka tersebut berinisial AD alias D (25). Tim opsnal kemudian menangkap AD di kawasan Sungai Sedapat, Kecamatan Talang Kelapa.
Kedua tersangka selanjutnya diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
Tas dan Buku Sekolah Jadi Barang Bukti
Dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kedua korban. Barang bukti itu antara lain perlengkapan dan seragam sekolah milik korban.
Polisi juga menemukan dua tas yang berisi buku pelajaran serta sepatu. Selain itu, sejumlah perhiasan berupa kalung, gelang dan cincin turut diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.
Rangka sepeda motor yang diduga digunakan RM dan AM saat meninggalkan rumah pada 2021 juga turut diamankan.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menegaskan penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.
Termasuk motif serta peran masing-masing tersangka masih menjadi bagian dari proses penyidikan.
Berita Terkait
-
Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
-
Sawit dan Karhutla: Jejak Pembukaan Hutan yang Terus Berulang
-
Kronologi Duel Maut di Sungai Lilin, Pemuda Tewas oleh Egrek Miliknya Sendiri
-
Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional