Tasmalinda
Selasa, 01 September 2026 | 16:47 WIB
Kronologi duel maut di Sungai Lilin, pemuda tewas oleh egrek miliknya sendiri
Baca 10 detik
  • Pemuda bernama Muhamad Kausar tewas akibat duel menggunakan senjata tajam jenis egrek di Sungai Lilin pada 30 Agustus 2026.
  • Peristiwa tragis tersebut dipicu oleh ketersinggungan korban yang menolak permintaan pelaku berinisial SM untuk diantar pulang.
  • Pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setempat setelah merebut senjata korban dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

SuaraSumsel.id - Peristiwa mengerikan terjadi di Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin. Dua pemuda terlibat duel yang berakhir tragis. Salah seorang di antaranya tewas setelah mengalami luka sabetan senjata tajam jenis egrek, alat yang biasa digunakan untuk memanen buah sawit.

Korban diketahui bernama Muhamad Kausar (20). Ia tewas di tengah Jalan Poros Desa Sungai Lilin, tepatnya di dekat Puskesmas Sungai Lilin, Minggu (30/8/2026).

Ironisnya, Kausar diduga meninggal dunia akibat sabetan egrek miliknya sendiri yang sebelumnya sengaja diambil dari rumah.

Sementara pria berinisial SM, yang terlibat dalam peristiwa tersebut, telah diamankan oleh Polsek Sungai Lilin dan kini menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, peristiwa itu diduga bermula dari ketersinggungan antara keduanya.

Saat itu, SM meminta Kausar untuk memboncengkannya menggunakan sepeda motor dan mengantarnya pulang. Namun, berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan teman keduanya, korban menolak permintaan tersebut.

Situasi kemudian semakin memanas setelah korban diduga tersinggung dengan perkataan SM.

Kausar lalu pulang ke rumah dan mengambil sebilah egrek.

Setelah itu, korban kembali ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, Kausar diduga langsung menyerang SM menggunakan egrek yang dibawanya.

Baca Juga: Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan

Serangan tersebut bahkan disebut sempat mengenai bagian kepala SM.

“Menurut keterangan saksi, awalnya korban menyerang pelaku dengan egrek yang dibawa, namun di saat itu korban terjatuh dan senjata milik korban direbut pelaku,” ujar Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahean.

Dalam situasi tersebut, Kausar terjatuh dan egrek yang dibawanya berhasil direbut SM. Korban kemudian sempat berusaha melarikan diri. Namun, SM disebut mengejar Kausar sebelum akhirnya menyerangnya menggunakan egrek yang sebelumnya dibawa korban.

Sabetan tersebut mengenai bagian perut Kausar. “Serangan itu mengenai perut korban dengan luka sangat parah sehingga korban meninggal dunia di TKP,” kata AKP S Hutahean.

Kausar pun tergeletak bersimbah darah di tengah jalan. Usai kejadian, SM disebut sempat meninggalkan lokasi.

Namun, anggota Polsek Sungai Lilin kemudian berhasil mengamankan pria tersebut sebelum melarikan diri lebih jauh.

Load More