- Puluhan warga Desa Banjarsari menggelar aksi dan bermalam di Kantor Bupati Lahat sejak 31 Agustus 2026.
- Masyarakat menuntut Pemkab Lahat menyelesaikan sengketa 300 hektare lahan dan menghentikan sementara operasional PT BGG.
- Wakil Bupati Widia Ningsih menemui warga, dan Bupati dijadwalkan menemui mereka pada 2 September 2026.
Sejumlah upaya mediasi kemudian dilakukan pemerintah daerah bersama pihak terkait. Pemkab Lahat menyatakan telah membentuk tim untuk menangani persoalan antara warga Desa Banjarsari dan PT BGG.
Perkembangan kemudian muncul setelah dilakukan komunikasi dengan Bupati Lahat.
Bupati disebut bersedia bertemu langsung dengan warga Desa Banjarsari pada Rabu, 2 September 2026, pukul 10.00 WIB di Pendopoan Bupati Lahat.
Namun, sebagian warga sebelumnya tetap memilih bertahan hingga malam di halaman Kantor Bupati Lahat. Masyarakat datang untuk meminta kepastian atas konflik lahan yang mereka klaim telah berlangsung bertahun-tahun.
Pertanyaan yang kini menjadi perhatian adalah apakah pertemuan dengan Bupati Lahat akan menghasilkan langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa tersebut.
Sebab, setelah warga memilih mendirikan tenda dan bermalam di halaman Pemkab Lahat pada 31 Agustus 2026, tuntutan mereka kini telah bergeser menjadi tekanan langsung agar pemerintah daerah tidak hanya melakukan mediasi, tetapi menghadirkan kepastian atas konflik agraria yang mereka perjuangkan.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Menganggur hingga Panen Telur, Amat Rasakan Manfaat Program Ayam Petelur PTBA
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat
-
Bank Sumsel Babel Dorong UMKM dan Wirausaha Muda Lahat Lewat Program Sultan Muda
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?