- Polres Lahat menangkap seorang pria pelaku pembobolan kotak amal di sejumlah masjid di Kabupaten Lahat setelah penyelidikan intensif.
- Pelaku diduga mencuri uang infak jamaah di dalam dan teras masjid dengan modus operandi yang berulang kali dilakukan.
- Polisi menyita barang bukti dan mengimbau pengurus masjid meningkatkan keamanan melalui kamera pengawas untuk mencegah tindak kejahatan serupa.
SuaraSumsel.id - Aksi pembobolan kotak amal di sejumlah masjid di Kabupaten Lahat sempat membuat resah masyarakat. Uang sedekah yang dikumpulkan dari para jamaah diduga menjadi sasaran pelaku yang beraksi secara bergiliran di beberapa rumah ibadah.
Setelah serangkaian penyelidikan, aparat kepolisian akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku pembobolan kotak amal tersebut. Penangkapan itu sekaligus mengakhiri keresahan pengurus masjid dan warga yang khawatir aksi serupa kembali terulang.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga menyasar kotak amal yang berada di dalam maupun teras masjid. Modus tersebut membuat uang infak dan sedekah jamaah yang seharusnya digunakan untuk kegiatan ibadah dan operasional masjid justru menjadi target pencurian.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, SIK, MIK melalui Kasi Humas AKP Mastoni, SE menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah polisi menerima sejumlah laporan dari pengurus masjid dan melakukan penyelidikan terhadap rekaman CCTV serta keterangan para saksi.
"Setelah dilakukan penyelidikan, identitas terduga pelaku berhasil diketahui dan yang bersangkutan kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP Mastoni.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa di wilayah Kabupaten Lahat. Karena itu, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain yang memiliki pola pencurian serupa.
Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pembobolan kotak amal tersebut.
Polres Lahat mengimbau para pengurus masjid untuk meningkatkan pengamanan, seperti memasang kamera pengawas (CCTV), memperkuat pengamanan kotak amal, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan rumah ibadah.
Sementara itu, penyidik masih terus mengembangkan kasus ini guna memastikan apakah pelaku beraksi seorang diri atau memiliki keterlibatan dengan pihak lain. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya aksi pembobolan kotak amal di lokasi lain yang belum dilaporkan.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Dorong UMKM dan Wirausaha Muda Lahat Lewat Program Sultan Muda
Kasus ini menjadi pengingat bahwa rumah ibadah pun tidak luput dari sasaran tindak kejahatan. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar dana sedekah yang dipercayakan jamaah dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Dorong UMKM dan Wirausaha Muda Lahat Lewat Program Sultan Muda
-
Viral Pria Pengincar Kotak Amal Masjid Diikat di Tiang Bendera oleh Warga Palembang
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Langkah Agresif Bank Sumsel Babel, Lelang Aset Digelar Serentak di Tiga Wilayah
-
Berawal dari Tanah yang Digali, Terungkap Anak di Lahat Bunuh Ibu karena Judi Online
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison