- Mobil Daihatsu Sigra menabrak truk mogok di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar, Palembang, hingga mengalami kerusakan bagian depan parah.
- Pengemudi mobil selamat dari kecelakaan meskipun menderita luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis segera setelah kejadian berlangsung.
- Satlantas Polrestabes Palembang sedang melakukan olah TKP dan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan serta kelengkapan rambu truk mogok.
SuaraSumsel.id - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar, Palembang. Sebuah mobil Daihatsu Sigra mengalami kerusakan parah setelah menghantam bagian belakang truk Nissan yang sedang mogok hingga bagian depan mobil tersangkut ke kolong kendaraan besar tersebut.
Peristiwa yang terjadi di salah satu jalur padat kendaraan di Kota Palembang itu sempat menarik perhatian pengguna jalan. Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil ringsek, sementara pengemudi mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk Nissan tersebut sedang berhenti di badan jalan karena mengalami kerusakan. Beberapa saat kemudian, Daihatsu Sigra yang melaju dari arah belakang tidak mampu menghindari kendaraan tersebut hingga terjadi tabrakan keras.
Akibat benturan itu, bagian kap mesin hingga kaca depan Sigra rusak berat dan masuk ke bawah bak truk. Beruntung, pengemudi berhasil dievakuasi warga bersama petugas dan dalam kondisi selamat meski mengalami luka-luka.
Petugas Satlantas Polrestabes Palembang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, sekaligus mengevakuasi kedua kendaraan agar kemacetan tidak semakin panjang.
Seorang petugas kepolisian di lokasi mengatakan penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk apakah truk telah memasang rambu atau tanda peringatan saat berhenti di badan jalan.
"Kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Semua faktor penyebab kecelakaan akan didalami, termasuk kondisi kendaraan dan situasi di lokasi kejadian," ujar petugas Satlantas.
Truk Mogok di Badan Jalan Berisiko Tinggi
Kecelakaan yang melibatkan kendaraan berhenti atau mogok di badan jalan masih menjadi salah satu jenis kecelakaan yang kerap terjadi. Risiko semakin besar apabila kendaraan yang berhenti tidak dilengkapi tanda peringatan seperti segitiga pengaman atau lampu hazard, terutama pada malam hari atau saat jarak pandang terbatas.
Baca Juga: Di Bawah Danantara, BRI Tingkatkan Profitabilitas Lewat Penguatan CASA dan Efisiensi Biaya Dana
Selain itu, faktor kurangnya konsentrasi pengemudi, jarak pengereman yang terlalu dekat, hingga kecepatan kendaraan juga sering menjadi penyebab mobil menghantam kendaraan yang berada di depannya. Pola kecelakaan seperti ini juga pernah terjadi pada sejumlah insiden serupa di Sumatera Selatan.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta mengurangi kecepatan saat melintas di jalur yang minim penerangan maupun padat kendaraan.
Bagi pengemudi kendaraan yang mengalami mogok, polisi juga mengingatkan agar segera menepikan kendaraan apabila memungkinkan, menyalakan lampu hazard, serta memasang segitiga pengaman pada jarak yang cukup agar pengendara lain memiliki waktu untuk mengantisipasi.
Penyelidikan terkait kecelakaan di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar tersebut masih terus dilakukan. Polisi akan memeriksa seluruh keterangan saksi dan kondisi kendaraan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Di Bawah Danantara, BRI Tingkatkan Profitabilitas Lewat Penguatan CASA dan Efisiensi Biaya Dana
-
Di Balik Antrean Solar Sumsel, Muncul Dugaan Mafia hingga Operator Gunakan Lima Barcode
-
Misteri Penembakan di Tambang Banyuasin, Operator Ekskavator Ditembak Saat Hendak Makan Malam
-
PTBA Percepat Flyover Simpang Belimbing dan Ujan Mas, Tingkatkan Keselamatan Masyarakat
-
Bank Sumsel Babel dan OJK Sumsel Luncurkan Kredit Sultan Muda 2026, Perluas Akses Pembiayaan
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?