- PT Bukit Asam menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak bencana di NTT pada 24 Agustus 2026.
- Bantuan disalurkan ke Posko Waso, Posko Runteng, dan Posko Kesehatan Dampek untuk mendukung masa tanggap darurat serta pemulihan.
- Bantuan tersebut mencakup makanan pokok, air minum, perlengkapan darurat, hingga dukungan untuk kegiatan trauma healing di lokasi bencana.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar dan logistik.
Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah posko terdampak, di antaranya Posko Waso, Posko Runteng, dan Posko Kesehatan Dampek. Dukungan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama menghadapi masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Bantuan yang diberikan meliputi berbagai kebutuhan masyarakat, seperti beras, mi instan, minyak goreng, air minum, selimut, terpal, serta sejumlah kebutuhan logistik lainnya.
Tak hanya kebutuhan pokok, PTBA juga memberikan dukungan berupa makanan dan minuman untuk kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak yang berlangsung di Posko Kesehatan Dampek.
Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Perseroan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.
“Kami turut berduka atas bencana yang terjadi dan dampaknya terhadap masyarakat di NTT. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Bambang.
Menurutnya, PTBA berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi yang membutuhkan solidaritas dan semangat gotong royong.
“PTBA berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari kepedulian kami terhadap sesama dan bentuk nyata semangat gotong royong,” ujarnya.
Bantuan untuk Kebutuhan Darurat dan Pemulihan
Baca Juga: Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
Bambang menilai penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan.
“Dalam kondisi bencana, masyarakat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap bantuan yang diberikan PTBA dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada di masa tanggap darurat maupun proses pemulihan,” ujar Bambang.
Bantuan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari komitmen PTBA untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain menjalankan kegiatan operasional secara berkelanjutan, Perseroan terus berupaya berkontribusi dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat, termasuk ketika terjadi bencana.
Bambang berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTT dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu proses pemulihan.
“Kami percaya bahwa kepedulian dan gotong royong akan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi setiap tantangan. PTBA akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta Indonesia,” tutup Bambang.
Berita Terkait
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?