- Bank Sumsel Babel dan OJK Sumatera Selatan meluncurkan Program Kredit Sultan Muda 2026 untuk mendukung permodalan pengusaha muda.
- Program ini menyediakan akses pembiayaan melalui skema KUR, modal kerja, dan investasi bagi para calon wirausahawan daerah.
- Inisiatif ini bertujuan menciptakan pelaku usaha baru guna memperkuat ekosistem ekonomi yang produktif serta inklusif di Sumatera Selatan.
SuaraSumsel.id - Komitmen mendorong lahirnya generasi pengusaha muda di Sumatera Selatan terus diperkuat. Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, Bank Sumsel Babel resmi memperkenalkan Program Kredit Sultan Muda 2026, sebuah skema pembiayaan yang dirancang untuk memberikan akses permodalan bagi generasi muda yang ingin memulai maupun mengembangkan usahanya.
Melalui program ini, calon wirausahawan dapat memperoleh dukungan pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Modal Kerja, hingga Kredit Investasi. Kehadiran Kredit Sultan Muda diharapkan menjadi katalis lahirnya pelaku usaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, mengatakan pengembangan sektor usaha, khususnya yang digerakkan generasi muda, menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, Bank Sumsel Babel terus menghadirkan akses pembiayaan yang lebih inklusif agar para calon pengusaha dapat mewujudkan ide bisnisnya menjadi usaha yang produktif.
"Melalui Program Kredit Sultan Muda, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk berani memulai usaha dan mengembangkan bisnisnya. Bank Sumsel Babel tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga ingin menjadi mitra yang mendukung tumbuhnya wirausahawan muda yang inovatif, mandiri, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Sumatera Selatan," ujar Muhamad Suryadi.
Menurutnya, kolaborasi bersama OJK Provinsi Sumatera Selatan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah. Dukungan pembiayaan yang tepat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan calon entrepreneur yang memiliki potensi berkembang namun masih menghadapi keterbatasan akses permodalan.
Bank Sumsel Babel optimistis Program Kredit Sultan Muda akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong lahirnya lebih banyak "Sultan Muda", yaitu generasi pengusaha yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Sejalan dengan transformasi layanan yang terus dilakukan, Bank Sumsel Babel berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah diakses, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Melalui sinergi dengan OJK dan berbagai pemangku kepentingan, Bank Sumsel Babel berharap Program Kredit Sultan Muda tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem kewirausahaan yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.
Berita Terkait
-
OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital, Sultan Muda Fair 2026 Jadi Motor Wirausaha Muda Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi Pengembangan Sumsel Health Tourism Bersama Pemprov Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik
-
Ketika Ali Amin Akhirnya Merasa Setara di Bank Sumsel Babel
-
Sepiring Pempek, Seribu Penghidupan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban