Tasmalinda
Selasa, 07 Juli 2026 | 23:28 WIB
Misteri penembakan di tambang Banyuasin, operator ekskavator ditembak saat hendak makan malam
Baca 10 detik
  • Seorang operator alat berat berinisial SB ditembak orang tak dikenal di area tambang Desa Paldas, Banyuasin, Sabtu malam.
  • Korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat proyektil senjata dan kini menjalani perawatan medis di RSUD Banyuasin.
  • Polres Banyuasin sedang menyelidiki kasus penembakan ini termasuk mendalami dugaan perselisihan antara perusahaan tambang dengan pihak LSM setempat.

SuaraSumsel.id - Suasana malam di kawasan tambang batu bara di Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, mendadak berubah mencekam. Seorang operator alat berat berinisial SB (34) menjadi korban penembakan misterius saat hendak beristirahat dan makan malam di dalam kabin ekskavator tempatnya bekerja.

Korban tak sempat menyelamatkan diri. Begitu membuka pintu kabin, pelaku yang diduga telah mengintai langsung melepaskan tembakan. Proyektil menghantam bagian kiri kepala korban hingga membuatnya tersungkur bersimbah darah di lokasi kejadian.

Rekan-rekan kerja yang mendengar suara letusan segera berlari menuju lokasi. Mereka menemukan korban dalam kondisi terluka parah sebelum mengevakuasinya ke RSUD Banyuasin untuk mendapatkan penanganan medis.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan proyektil masih bersarang di kepala korban. Tim medis pun merencanakan tindakan operasi untuk mengangkat proyektil tersebut.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB pada Sabtu (4/7/2026) itu kini menjadi perhatian aparat kepolisian. Selain karena dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK), aksi penembakan terjadi di area operasional perusahaan tambang yang seharusnya memiliki pengamanan ketat.

Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar mengatakan Satreskrim Polres Banyuasin bersama Polsek Rantau Bayur telah bergerak melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Polisi telah mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, berkoordinasi dengan pihak perusahaan, serta memastikan korban memperoleh penanganan medis terbaik.

"Hingga kini identitas pelaku masih belum diketahui. Kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku sekaligus motif di balik penembakan tersebut," ujar Abu Bakar.

Yang menarik, penyelidikan kini juga mengarah pada dugaan adanya persoalan yang terjadi sebelum insiden penembakan. Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Sandi Karisma mengungkapkan pihaknya sedang mendalami informasi mengenai dugaan keributan antara pihak perusahaan dengan sebuah LSM sebelum peristiwa itu terjadi. Namun, polisi menegaskan informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dapat disimpulkan sebagai motif utama penembakan.

Sejauh ini, polisi belum mengungkap apakah pelaku beraksi seorang diri atau melibatkan pihak lain. Jenis senjata yang digunakan juga masih dalam proses pendalaman, meski dugaan awal mengarah pada penggunaan senapan angin berdasarkan hasil penyelidikan sementara.

Baca Juga: Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah

Kasus ini menambah daftar tindak kekerasan yang terjadi di kawasan operasional tambang di Sumatera Selatan. Aparat kepolisian memastikan pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan sembari meningkatkan patroli dan pengamanan di area tambang agar aktivitas pekerja tetap berlangsung dengan aman.

Load More