- KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap audit keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
- Empat tersangka tersebut adalah Bupati Muara Enim, Sekretaris Dinas Pendidikan, ASN BPK RI, dan pihak swasta.
- Penyidik KPK masih mendalami peran pihak lain untuk mengembangkan perkara berdasarkan bukti yang cukup saat ini.
SuaraSumsel.id - Kasus dugaan suap yang menyeret sejumlah pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan terus berkembang. Setelah operasi tangkap tangan (OTT) di Muara Enim, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan sejumlah tersangka dan masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
Perkembangan terbaru bahkan memunculkan pertanyaan publik mengenai siapa saja pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan siapa yang hingga kini masih berstatus saksi atau sedang didalami keterangannya oleh penyidik KPK.
Siapa Saja yang Sudah Jadi Tersangka?
Berdasarkan keterangan resmi KPK, hingga saat ini terdapat empat nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap terkait audit dan pengadaan barang serta jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Mereka adalah Edison, Bupati Muara Enim. Abi Nurwardani (ABN) yang merupakan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.
Semeentara Titin Rita Lestari, ASN BPK RI Perwakilan Sumsel yang bertugas sebagai pengendali teknis pemeriksaan dan Augusz Dwianggara (Angga), pihak swasta yang disebut memiliki kedekatan dengan salah satu anggota BPK RI.
KPK menduga para tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari pihak pemberi hingga pihak yang diduga menerima suap terkait hasil pemeriksaan BPK terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Titin Rita Bantah Terima Uang
Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian publik adalah pernyataan Titin Rita Lestari setelah ditahan KPK. Saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Titin menyatakan dirinya tidak menerima uang dan hanya menjalankan tugas sebagai pelaksana.
Baca Juga: BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK
"Saya hanya melaksanakan," kata Titin kepada wartawan sebelum memasuki mobil tahanan.
Titin juga menyebut penerima uang berada pada level pimpinan yang lebih tinggi. Namun hingga kini KPK belum mengumumkan adanya tersangka baru terkait pernyataan tersebut.
Mengapa Kabid BPK Sumsel Belum Jadi Tersangka?
Nama Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan BPK Sumsel ikut menjadi sorotan setelah disebut sempat diamankan dalam rangkaian OTT. Namun hingga kini KPK belum menetapkannya sebagai tersangka.
Penyidik KPK menjelaskan bahwa penetapan tersangka harus didasarkan pada kecukupan alat bukti. Sampai saat ini, penyidik menyatakan belum memiliki bukti yang cukup untuk menjerat Kabid BPK Sumsel sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai kemungkinan adanya tersangka baru dari lingkungan BPK Sumsel.
Tag
Berita Terkait
-
BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Siapa Titin Rita Lestari? Ketua Tim BPK Sumsel yang Kini Jadi Tersangka KPK Bersama Edison
-
Kronologi Kasus Edison Jadi Tersangka Dua Kali: Dari Proyek Smart TV hingga Suap Auditor BPK
-
Mengapa Edison Kembali Jadi Tersangka? Ini Perbedaan Dua Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap