- Seorang remaja berinisial SH tewas akibat luka tembak di dada saat melakukan siaran langsung TikTok di OKI.
- Peristiwa tragis terjadi di Desa Margo Bakti pada Senin, 1 Juni 2026, bersama rekan korban di dalam kamar.
- Polres OKI mengamankan senjata api jenis revolver dan memeriksa saksi untuk menelusuri asal-usul kepemilikan senjata tersebut.
Mendapat laporan adanya korban meninggal akibat luka tembak, jajaran Polres OKI langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta yang terjadi pada malam tersebut.
Selain memeriksa saksi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan dan mengamankan senjata api laras pendek jenis revolver yang diduga digunakan saat insiden berlangsung.
Selain revolver, polisi juga menyita selongsong peluru, proyektil, dan sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Keberadaan revolver itu kini menjadi salah satu fokus utama penyelidikan.
Pasalnya, publik mempertanyakan bagaimana senjata api tersebut bisa berada di lokasi kejadian dan berada di tangan remaja.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menegaskan pihaknya tidak hanya fokus mengungkap kronologi penembakan, tetapi juga menelusuri asal-usul senjata yang ditemukan.
"Kami masih melakukan pendalaman terkait asal-usul senjata api tersebut, termasuk bagaimana senjata itu bisa berada di lokasi dan digunakan saat kejadian," ujar Eko.
Baca Juga: Dari Mana Revolver Itu Berasal? Misteri Senjata dalam Tragedi Live TikTok Maut di OKI
Polisi juga telah mengamankan rekan korban yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Pemeriksaan dilakukan guna mendapatkan gambaran utuh mengenai detik-detik sebelum letusan terdengar.
Keterangan saksi dinilai penting untuk memastikan bagaimana senjata tersebut digunakan hingga akhirnya menewaskan korban.
Hingga kini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta yang ditemukan di lapangan.
Sementara itu, keluarga korban berharap seluruh fakta dapat terungkap secara terang sehingga proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di balik ramainya siaran langsung yang biasa dilakukan anak muda di media sosial, tragedi di OKI ini menjadi pengingat bahwa satu peristiwa yang terjadi dalam hitungan detik dapat mengubah hidup banyak orang untuk selamanya.
Berita Terkait
-
Dari Mana Revolver Itu Berasal? Misteri Senjata dalam Tragedi Live TikTok Maut di OKI
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Disidang, Petani Tambak Udang Disebut Teken Dokumen Kosong
-
Tiga Nama di Balik Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar, Pegawai Bank hingga Bos Perusahaan
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Masuk Pengadilan, Dana Petani Tambak Udang Diduga Diselewengkan
-
Crazy Rich Tulung Selapan Divonis 5 Tahun Meski Terbukti TPPU Narkotika, Aset Tak Semuanya Disita
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional