- Seorang petani bernama Herwan menemukan bayi perempuan di semak belukar Desa Makarti Jaya, Empat Lawang, Senin (13/4/2026).
- Bayi yang ditemukan dalam kondisi telanjang dan bertali pusar tersebut segera dievakuasi petugas untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
- Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas orang tua yang membuang bayi tersebut.
SuaraSumsel.id - Tangisan lirih dari balik semak belukar tiba-tiba memecah suasana sepi di tepi jalan Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Suara itu awalnya samar, nyaris tak terdengar jelas, hingga akhirnya menghentikan laju sepeda motor seorang petani yang melintas.
Petani tersebut, Herwan alias Jok, tak menyangka rasa penasarannya akan berujung pada temuan yang mengejutkan. Saat itu, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, ia sedang dalam perjalanan menuju ladang seperti biasa.
Namun di tengah perjalanan, ia mendengar sesuatu yang tidak lazim.
Bukan suara hewan. Bukan pula suara orang.
Melainkan tangisan bayi.
“Saya dengar suara tangisan dari semak-semak di pinggir jalan,” ujar Herwan.
Rasa penasaran membuatnya menghentikan kendaraan. Ia kemudian mendekat dan menyibak semak belukar di sisi jalan. Apa yang ia temukan seketika membuatnya tertegun.
Di balik semak itu, tergeletak seorang bayi perempuan yang diduga baru saja dilahirkan.
Kondisinya memprihatinkan. Bayi tersebut masih dalam keadaan telanjang, dengan tali pusar yang belum terputus. Meski begitu, bayi itu masih hidup dan terus menangis, seolah meminta pertolongan.
Baca Juga: Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR
“Waktu saya periksa ternyata ada bayi di balik semak. Saya langsung putar balik ke kantor Pol PP yang tidak jauh dari lokasi,” katanya.
Tanpa banyak berpikir, Herwan segera mencari bantuan. Ia menuju kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terdekat untuk melaporkan temuan tersebut dan meminta pertolongan.
Petugas yang menerima laporan kemudian bergerak cepat menuju lokasi. Bayi tersebut segera dievakuasi dan dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, bayi perempuan itu telah dirawat di fasilitas kesehatan setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisinya dalam keadaan stabil dan terus mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa ini langsung mengundang perhatian warga sekitar. Banyak yang datang ke lokasi setelah kabar penemuan bayi menyebar. Tak sedikit yang mengaku prihatin sekaligus geram, mengingat kondisi bayi yang masih sangat rentan.
Sementara itu, pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang tega meninggalkan bayi tersebut di semak belukar.
Berita Terkait
-
Geger di Kertapati, Bayi Laki-laki Ditemukan di Tumpukan Sampah dengan Tali Pusar Masih Menempel
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap
-
Ladang Ganja 3 Hektare Tersembunyi di Lereng Hutan Empat Lawang Terbongkar
-
Terkuak! Bayi Dalam Kantong Plastik di Sungai Lilin Ternyata Dibuang Ibu Kandung Sendiri
-
Joncik Muhammad Segera Dilantik Lagi Jadi Bupati, Ini Rincian Harta Kekayaannya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?