- Bayi laki-laki ditemukan tak bernyawa di tumpukan sampah oleh petugas kebersihan Kertapati, Palembang pada Senin siang.
- Kondisi bayi menunjukkan baru dilahirkan, dengan tali pusar masih menempel, memicu keprihatinan warga sekitar lokasi penemuan.
- Polsek Kertapati segera melakukan olah TKP dan membawa jenazah ke RS Bhayangkara untuk penyelidikan lebih lanjut.
SuaraSumsel.id - Warga Kertapati, Palembang, dibuat geger oleh penemuan sesosok bayi laki-laki di tumpukan sampah, Senin siang. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian dan rasa iba dari warga sekitar yang tak menyangka kejadian memilukan itu terjadi di lingkungan mereka.
Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan saat tengah mengangkut sampah di lokasi. Awalnya, petugas tidak menaruh curiga hingga akhirnya melihat bentuk mencurigakan di antara tumpukan sampah.
Saat diperiksa lebih dekat, ternyata yang ditemukan adalah jasad bayi laki-laki. Kondisinya begitu memprihatinkan, tanpa pakaian, dengan tali pusar yang masih menempel di tubuhnya, diduga baru saja dilahirkan.
Penemuan ini langsung menyebar cepat dan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Suasana berubah menjadi haru sekaligus penuh keprihatinan. Banyak warga yang tidak kuasa menahan emosi melihat kondisi bayi tersebut.
“Awalnya kami kira hanya sampah biasa, tapi setelah dilihat ternyata bayi. Kami langsung kaget dan lapor,” ujar salah satu petugas kebersihan yang menemukan jasad tersebut.
Tak lama berselang, aparat kepolisian dari Polsek Kertapati tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi dipasang, sementara warga diminta menjauh untuk memudahkan proses penyelidikan.
Polisi menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus ini, termasuk mencari tahu siapa yang tega membuang bayi tersebut. Jenazah bayi kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa ini kembali membuka luka lama tentang kasus pembuangan bayi yang masih terjadi di tengah masyarakat. Di balik gemerlap kehidupan kota, masih ada kisah pilu yang menyisakan tanda tanya besar tentang kemanusiaan.
Warga berharap pelaku segera ditemukan dan mendapatkan proses hukum yang setimpal. Sementara itu, aparat mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.
Baca Juga: Cerita di Balik Kiriman Uang Lebaran, Saat Bank Sumsel Babel Jaga Semua Tetap Tepat Waktu
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian bersama, agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Berita Terkait
-
BRI Peduli Berbagi Bahagia, BRI Region 4 Palembang Salurkan Sembako untuk Warga dan Panti Asuhan
-
Bundaran Air Mancur Jadi Ikon Wisata Baru, Viral Parkir Liar Rp20 Ribu Dikeluhkan Pengunjung
-
Baru Maret Sudah 31 C dan Menyengat, BMKG Ungkap Sinyal Awal Kemarau 2026 di Sumsel
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Regional Office Palembang Kucurkan KUR Rp 2,34 Triliun
-
Mencekam, Kebakaran SPBU di Palembang Saat Antrean Ramai: Ini 5 Fakta yang Terungkap
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat
-
Sumur Minyak Rakyat Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kenapa Kebakaran Terus Berulang?
-
Detik-detik Pajero Terbakar di Tol Kayuagung-Palembang, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Update Harga Emas Hari Ini, Antam 1 Gram Rp2,66 Juta, Perhiasan Tembus Rp14,7 Juta per Suku
-
Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih Asal Baturaja Meninggal, Disebut Alami Henti Jantung