SuaraSumsel.id - Setelah melewati perjalanan panjang dan berliku dalam kontestasi politik Pilkada Kabupaten Empat Lawang, nama Joncik Muhammad kembali bergema di ruang publik.
Mantan Bupati Empat Lawang periode 2018–2023 itu akhirnya ditetapkan sebagai pemenang dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU), sekaligus membuka jalan baginya untuk kembali dilantik menjadi bupati untuk periode selanjutnya.
Lahir dan besar di Sumatera Selatan, Joncik Muhammad adalah sosok yang dikenal rendah hati namun tegas dalam bertindak.
Karier politiknya tidak dibangun dalam semalam. Ia mengawali perjalanan dari bawah, melewati jalan panjang sebagai birokrat hingga menjadi anggota DPRD Sumsel dan kemudian melangkah ke eksekutif sebagai Bupati Empat Lawang pada 2018.
Didukung oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi yang matang, Joncik dikenal sebagai figur yang dekat dengan masyarakat dan aktif mendorong reformasi birokrasi serta pembangunan infrastruktur selama menjabat.
Pilkada Berliku dan PSU yang Menentukan
Pilkada Empat Lawang kali ini menjadi salah satu kontestasi terpanjang dan paling kompleks di Sumatera Selatan.
Usai masa jabatan berakhir pada 2023, Joncik kembali mencalonkan diri.
Namun proses Pilkada tidak berjalan mulus. Adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi berujung pada putusan dilakukannya Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Baca Juga: Profil Joncik Muhammad: Anak Petani yang Jadi Bupati Meski 2 Kali Digugat ke MK
PSU ini menjadi babak penting dalam karier politik Joncik.
Dengan kerja keras, konsolidasi tim yang solid, dan dukungan masyarakat yang tetap loyal, ia kembali unggul dan berhasil merebut mandat rakyat untuk memimpin Empat Lawang sekali lagi.
Kemenangannya bukan sekadar angka, melainkan simbol keteguhan dalam menghadapi badai demokrasi.
Harta Kekayaan Joncik Muhammad
Sebagai pejabat publik, Joncik Muhammad rutin melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK.
Berdasarkan data terakhir, harta kekayaannya mencapai angka miliaran rupiah.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Joncik Muhammad: Anak Petani yang Jadi Bupati Meski 2 Kali Digugat ke MK
-
Detik-Detik Emosional Joncik-Arifai Saat MK Tolak Gugatan Pilkada Empat Lawang
-
Viral Kasus Begal Bank Mekaar Rp80 Juta Ternyata Rekayasa: Pegawai Jadi Otak Aksi
-
PSU Pilkada Empat Lawang 2024 Sepi Pemilih, Musim Kopi Dipersalahkan
-
Kemenangan Joncik-Arifai di PSU Empat Lawang: Raih Hampir 60 Persen Suara
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
Terkini
-
Laba Rp31,2 Triliun, BRI Pertegas Kiprah sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Kilang Plaju dan Polda Sumsel Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
-
Tekan Risiko Kebakaran Lahan di Puncak Kemarau, Kilang Plaju Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap