- Bayi perempuan ditemukan hidup dalam kantong plastik di belakang ruko Sungai Lilin.
- Bayi sempat dirawat intensif tetapi meninggal akibat luka di perut.
- Polisi menetapkan ibu kandung berinisial DO sebagai tersangka pembuangan bayi.
SuaraSumsel.id - Warga Sungai Lilin digemparkan oleh penemuan seorang bayi perempuan dalam kondisi masih bernyawa di dalam kantong plastik hitam di belakang Ruko Pelangi “Kenzo Karaoke”, Senin (17/11/2025) pagi. Misteri siapa pelaku pembuangan bayi ini akhirnya terungkap cepat: ibu kandungnya sendiri berinisial DO (20) ditetapkan sebagai tersangka.
Bayi malang itu ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh seorang tukang bangunan yang sedang mengangkut pasir di belakang ruko. Ia awalnya mendengar suara lirih mirip anak anjing sebanyak dua kali. Karena curiga, ia mencari sumber suara hingga menemukan sebuah kantong plastik hitam tertutup rapat di atas tumpukan kayu dan puing bangunan.
Saat kantong itu dibuka, terlihat seorang bayi perempuan yang masih hidup, dibalut kain putih berlumur darah, dan tampak luka serius di bagian perut.
Para pegawai yang melihat langsung merekam kondisi bayi dan segera melapor ke Polsek Sungai Lilin. Bayi kemudian dibawa ke RSUD Sungai Lilin untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Namun upaya medis tak mampu menyelamatkan nyawanya. Setelah beberapa jam mendapat perawatan intensif di ICU, bayi dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.04 WIB akibat luka parah di bagian perut yang memiliki tiga lubang.
Polsek Sungai Lilin bergerak cepat mengungkap pelaku pembuangan bayi ini. Hanya dalam hitungan jam, polisi mengamankan seorang perempuan muda berusia 20 tahun, DO, yang ternyata bekerja di Karaoke Kenzo—lokasi tempat bayi ditemukan.
Hasil pemeriksaan polisi menyebutkan bahwa DO mengaku bayi itu adalah anak kandungnya.
Dalam pengakuannya, DO melahirkan bayi tersebut sekitar pukul 08.00 WIB di kamar mandi lantai bawah ruko, tanpa bantuan siapa pun. Ia memotong tali pusar sendiri, kemudian membungkus bayinya dengan kain putih dan kantong plastik sebelum membawanya ke belakang ruko dan meninggalkannya di tumpukan kayu.
Polisi masih mendalami motif pembuangan bayi, termasuk kondisi psikologis pelaku saat melahirkan seorang diri.
Baca Juga: Ketika Hulu Migas Menanam Pengetahuan, dan Dari Daun Kecil Tumbuh Kesehatan Desa
Penemuan bayi ini mengundang keprihatinan mendalam warga Sungai Lilin. Banyak netizen dan warga sekitar mengunggah ungkapan duka di media sosial, mengutuk tindakan pembuangan bayi dan meminta penegakan hukum yang tegas.
Polsek Sungai Lilin menegaskan bahwa pelaku akan diproses dengan pasal berlapis terkait kekerasan dan pembuangan bayi hingga menyebabkan kematian.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah bayi masih berada di ruang jenazah RSUD Sungai Lilin, menunggu proses lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
-
Ketika Hulu Migas Menanam Pengetahuan, dan Dari Daun Kecil Tumbuh Kesehatan Desa
-
11 Bulan Tak Digaji, Ratusan Guru Honor Swasta di Muba Turun ke Jalan Tuntut Hak Mereka
-
Energi Rakyat, Energi Negeri: Dari Ladang Minyak Rakyat Menuju Swasembada Energi
-
Bayar Pajak di Muba Kini Semudah Klik! Pemkab Gandeng Bank Sumsel Babel Ciptakan Sistem Digital
-
Klasemen Porprov XV Sumsel Berubah Drastis! Dua Emas Muba Resmi Dicabut
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Diskon Home Care Alfamart April 2026: Rinso hingga Downy Turun Harga, Hemat Sampai 40 Persen
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Detik-detik Ayah Amankan Pria Misterius yang Incar Anaknya di Depan Sekolah
-
Polisi Kantongi 4 Nama Pemilik Sumur Minyak Ilegal di Hindoli, Cukupkah Ungkap Kasus Besar Ini?