cauca di Sumatera selatan sudah sangat menyengat. (Pixabay Engin Akyurt)
Baca 10 detik
- BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Sumatera Selatan akan dimulai lebih awal, yaitu Mei hingga Juni.
- BMKG menyebut intensitas hujan selama kemarau 2026 didominasi kategori bawah normal, memicu udara lebih kering.
- Kondisi ini meningkatkan potensi karhutla dan berdampak pada sektor pertanian serta ketersediaan air di wilayah tersebut.
“Potensi kekeringan dapat menyebabkan munculnya titik panas yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan, serta berdampak pada kualitas udara,” jelas BMKG dalam laporannya.
BMKG mengimbau pemerintah daerah, sektor terkait, serta masyarakat untuk mulai melakukan langkah mitigasi sejak sekarang.
Mulai dari pengelolaan air, kesiapsiagaan terhadap kebakaran lahan, hingga menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang berpotensi memburuk.
Dengan kondisi suhu yang sudah terasa panas sejak Maret, masyarakat diingatkan bahwa ini bukan sekadar fenomena musiman biasa, melainkan sinyal awal dari kemarau 2026 yang diprediksi lebih cepat, lebih kering, dan berpotensi lebih panjang.
Berita Terkait
-
Suhu Sumsel Tembus 35 Derajat Saat Ramadan, BMKG Beri Peringatan Ini untuk Warga
-
10 Fakta Kebakaran Kertapati Palembang, Terjadi Saat Cuaca Mendung dan Gang Sempit
-
Siang Membakar, Malam Tetap Panas! BMKG Sebut Sumsel Alami Cuaca Tak Biasa
-
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sumsel Saat Pilkada: Ini Daftar Terkena Dampak
-
Musim Hujan di Sumsel Masih Berlangsung di Awal Maret Ini
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Festival Lahan Basah Tempirai: Kedatuan Sriwijaya Menjaga Lahan Basah Sungai Musi
-
Sepekan Festival Lahan Basah Tempirai, Merawat Budaya dan Pengetahuan Masyarakat Musi
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik