- Seorang ASN Kanwil Kemenkumham Sumsel berinisial MY ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Palembang, pada Selasa (12/5/2026).
- Sebelum meninggal, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuh tidak sehat saat berada di kantor dan meminta diantar pulang.
- Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah korban sehingga kematian diduga kuat akibat kondisi sakit.
SuaraSumsel.id - Suasana duka menyelimuti lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan setelah seorang pegawainya ditemukan meninggal dunia di kamar kos di kawasan Jalan Ariodila II, Palembang, Selasa (12/5/2026).
Korban diketahui berinisial MY (39), seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai Kabid Pelayanan Kepatuhan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel.
Peristiwa ini menyita perhatian karena sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui masih sempat masuk kantor pada pagi hari.
Menurut keterangan rekan kerja, korban saat itu mengeluhkan kondisi tubuhnya yang tidak enak. Karena merasa sakit, MY kemudian meminta diantar pulang ke kamar kos tempat ia tinggal seorang diri di Palembang.
“Waktu itu dia mengeluh tak enak badan dan minta diantar pulang ke kos,” ujar rekan korban.
Setelah tiba di kos, korban sempat mendapat pijatan dan kerokan dari rekannya dengan harapan kondisi tubuhnya membaik sambil menunggu penanganan medis.
Namun beberapa jam kemudian, rekan korban kembali mendatangi kamar kos karena tidak mendapat kabar lagi dari MY.
Saat pintu kamar diperiksa, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
Perwira Pengawas Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar Syahputra, mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi hanya menemukan bekas kerokan di bagian punggung korban yang sebelumnya dilakukan rekan kerja saat korban mengeluh sakit.
“Tidak ditemukan unsur pidana. Dugaan sementara karena sakit,” ujar Adityan.
Meski demikian, polisi masih menunggu keputusan pihak keluarga terkait kemungkinan dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel, Hendry Marulitua, mengaku terkejut atas kabar duka tersebut.
Menurutnya, korban diketahui tinggal sendiri di Palembang, sementara keluarganya berada di Jakarta.
Berita Terkait
-
WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
-
Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Dibuka, Fresh Graduate di Palembang Banyak Cari Info Ini
-
Viral Pria Pengincar Kotak Amal Masjid Diikat di Tiang Bendera oleh Warga Palembang
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang
-
CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati