- Warga negara Turki berinisial AT melaporkan dugaan penipuan asmara kepada Polrestabes Palembang pada tahun 2026.
- Korban kehilangan uang sebesar Rp53 juta setelah menjalin hubungan melalui aplikasi kencan bersama perempuan berinisial STP.
- AT datang ke Palembang untuk menikahi pelaku, namun justru menjadi korban penipuan uang dengan berbagai alasan.
SuaraSumsel.id - Harapan seorang warga negara asing (WNA) asal Turki untuk menikahi perempuan pujaan hatinya di Palembang justru berubah menjadi pengalaman pahit yang tak terlupakan.
Pria berinisial AT itu kini harus menelan kenyataan pahit setelah diduga menjadi korban penipuan berkedok asmara. Uang miliknya sebesar Rp53 juta dilaporkan raib usai hubungan yang dijalani dengan seorang perempuan kenalan aplikasi jodoh berakhir tanpa kejelasan.
Kasus ini pun kini dilaporkan ke Polrestabes Palembang.
Kisah bermula saat AT berkenalan dengan seorang perempuan berinisial STP melalui aplikasi pencarian jodoh bernama Muslima pada April 2026.
Dari komunikasi yang awalnya biasa, hubungan keduanya berkembang semakin intens. Perempuan tersebut disebut memberikan harapan serius hingga muncul rencana pernikahan.
AT yang sudah jatuh hati akhirnya memutuskan datang langsung ke Palembang.
Ia datang dengan niat baik untuk menikahi perempuan yang selama ini dikenalnya lewat dunia maya. Namun sesampainya di Indonesia, cerita romantis yang dibayangkan ternyata tak berjalan seperti harapan.
Kuasa hukum korban, M Al Faishal, mengatakan kliennya mulai diminta mengirim sejumlah uang dengan berbagai alasan.
Mulai dari kebutuhan pribadi, biaya tertentu hingga alasan lain yang disebut mendesak.
Baca Juga: Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Dibuka, Fresh Graduate di Palembang Banyak Cari Info Ini
Karena percaya dan merasa memiliki hubungan khusus, korban disebut beberapa kali mentransfer uang kepada perempuan tersebut.
“Klien kami datang memang dengan niat serius untuk menikah,” ujar Faishal.
Namun seiring waktu, korban mulai merasa ada kejanggalan. Janji pernikahan yang sebelumnya diyakini akan terlaksana tak kunjung menemui kepastian.
Komunikasi keduanya juga disebut mulai berubah.
Hingga akhirnya korban menyadari dirinya diduga telah menjadi sasaran penipuan berkedok hubungan asmara atau yang kerap dikenal dengan istilah love scam.
Total kerugian yang dialami korban mencapai sekitar Rp53 juta.
Berita Terkait
-
Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Dibuka, Fresh Graduate di Palembang Banyak Cari Info Ini
-
Viral Pria Pengincar Kotak Amal Masjid Diikat di Tiang Bendera oleh Warga Palembang
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang
-
CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati