- Kebakaran hebat melanda permukiman padat Kecamatan Kertapati, Palembang, terjadi Kamis dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.
- Sebanyak 10 rumah hangus terbakar; akses gang sempit menghambat upaya delapan unit mobil pemadam kebakaran.
- Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun polisi kini melakukan penyelidikan mendalam mengenai penyebab pasti kebakaran.
SuaraSumsel.id - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Kecamatan Kertapati, Palembang, Kamis dini hari. Api dengan cepat melahap deretan rumah warga di tengah kondisi cuaca kota yang sedang mendung dan akses gang yang sempit.
Berikut 10 fakta penting yang perlu Anda ketahui:
1. Terjadi Saat Dini Hari
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.00 WIB, saat sebagian besar warga tengah terlelap.
2. Lokasi di Permukiman Padat Kertapati
Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk di Kecamatan Kertapati. Rumah-rumah berdempetan sehingga api mudah merembet.
3. 10 Rumah Hangus Terbakar
Sedikitnya 10 unit rumah dilaporkan hangus dilalap si jago merah. Sebagian besar bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar.
4. Cuaca Palembang Sedang Mendung
Baca Juga: Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
Saat kejadian, kondisi cuaca di Palembang dilaporkan mendung dengan tutupan awan tebal. Suasana gelap dan lembap membuat situasi semakin mencekam.
5. Api Diduga Berasal dari Salah Satu Rumah Warga
Dugaan awal menyebutkan titik api berasal dari salah satu rumah warga sebelum akhirnya menyebar cepat ke bangunan di sekitarnya.
6. Gang Sempit Hambat Akses Pemadam
Akses jalan yang sempit menjadi tantangan bagi petugas pemadam kebakaran. Mobil damkar harus berjibaku masuk ke lorong kecil untuk menjangkau sumber api.
7. 8 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Tag
Berita Terkait
-
Gas Elpiji 12 Kilogram Meledak di Palembang: Kelalaian Biasa atau Ada Jejak Oplosan Subsidi?
-
Detik-detik Ledakan Gas Elpiji 12 Kg di Palembang, Dua Orang Tewas dan Anak-anak Luka Parah
-
Siang Membakar, Malam Tetap Panas! BMKG Sebut Sumsel Alami Cuaca Tak Biasa
-
Malam Mencekam di OKU Timur: 4 Anak Tewas Terpanggang Saat Rumah Terbakar
-
Kompor Meledak Jelang Magrib, Kontrakan 9 Pintu di 26 Ilir Palembang Terbakar Hebat
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Puasa Daud untuk Pemula: Pola Sehari Puasa Sehari Tidak yang Diam-Diam Bikin Tubuh Lebih Fit
-
Bundaran Air Mancur Jadi Ikon Wisata Baru, Viral Parkir Liar Rp20 Ribu Dikeluhkan Pengunjung
-
Sumsel Didominasi Zona Coklat, BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering dari Normal
-
7 Fakta Kasus Pembunuhan Staf Bawaslu OKU, Pelaku Sempat Hilang dan Bersembunyi di Palembang
-
7 Fakta Kecelakaan Mencekam Bus di Ranau Tengah, 28 Penumpang Luka Usai Terguling