- Benda diduga mahkota emas ditemukan tak sengaja oleh buruh kebun sawit di Desa Prambatan, PALI, Sumatera Selatan pada Senin (10/3/2026).
- Ornamen benda tersebut diduga memiliki kaitan dengan budaya Buddha dan kemungkinan peninggalan Kerajaan Sriwijaya.
- Arkeolog menekankan perlunya penelitian ilmiah untuk memastikan keaslian artefak sebelum menarik kesimpulan sejarah.
SuaraSumsel.id - Penemuan benda yang diduga menyerupai mahkota emas menghebohkan warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.
Benda berwarna keemasan itu ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang buruh kebun sawit pada Senin (10/3/2026). Bentuknya yang unik dengan ornamen menyerupai mahkota emas membuat warga menduga benda tersebut merupakan artefak kuno.
Temuan ini pun memicu berbagai spekulasi, mulai dari peninggalan kerajaan hingga kemungkinan adanya situs sejarah yang belum terungkap di kawasan tersebut.
Berikut 5 fakta menarik dari penemuan benda yang diduga mahkota emas di PALI.
1. Ditemukan Buruh Kebun Sawit di Desa Prambatan
Benda yang diduga mahkota emas itu pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja kebun sawit di Desa Prambatan, Kecamatan Abab.
Saat ditemukan, benda tersebut tampak berwarna emas dengan bentuk menyerupai mahkota serta dihiasi butiran yang mirip mutiara. Keunikan bentuknya membuat warga langsung memperbincangkan temuan tersebut.
Penemuan tak sengaja seperti ini memang kerap terjadi di wilayah yang memiliki potensi peninggalan sejarah.
2. Ornamen Diduga Berkaitan dengan Budaya Buddha
Baca Juga: Viral Meja Biliar DPRD Sumsel Kini Hilang dari SIRUP LKPP, Batal atau Diam-Diam Dihapus?
Sejumlah warga menilai ornamen pada benda tersebut memiliki kemiripan dengan simbol budaya Buddha.
Hal ini memunculkan dugaan bahwa benda tersebut bisa saja berasal dari masa pengaruh Hindu-Buddha di Sumatera Selatan, yang pernah berkembang kuat pada masa lampau.
Wilayah Sumatera bagian selatan memang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas kebudayaan pada masa kerajaan Sriwijaya.
3. Lokasi Penemuan Bukan yang Pertama
Menariknya, lokasi penemuan ini ternyata bukan pertama kalinya menghasilkan benda kuno.
Menurut warga setempat, sekitar tiga bulan sebelumnya juga pernah ditemukan benda berbahan emas di area yang sama, meskipun bentuknya berbeda.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Meja Biliar DPRD Sumsel Kini Hilang dari SIRUP LKPP, Batal atau Diam-Diam Dihapus?
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya File APK, Modus Penipuan Digital Kian Marak
-
6 Fakta Ilyas Panji Alam, Wakil Ketua DPRD Sumsel dari PDIP Disorot soal Meja Biliar Ratusan Juta
-
Viral Meja Biliar Rp335 Juta di Rumdin DPRD Sumsel, Harta Wakil Ketua DPRD Tembus Rp9,5 Miliar
-
Viral Meja Biliar Rp486 Juta di Rumdin DPRD Sumsel, Berapa Harta Ketua DPRD Andie Dinialdie?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Lewat BRImo, BRI Buka Peluang Investasi Global dengan Reksa Dana USD Batavia
-
Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Palembang Hari Ini, Mahasiswa Bawa 9 Tuntutan ke DPRD
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi