- Polemik muncul akibat rencana pengadaan dua meja biliar senilai total Rp486,9 juta untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel.
- Anggaran meja biliar Wakil Ketua III DPRD Sumsel, M. Ilyas Panji Alam, mencapai Rp335 juta, memicu sorotan publik.
- Publik menyoroti rencana belanja tersebut sementara kekayaan Ilyas Panji Alam tercatat sekitar Rp9,5 miliar dalam LHKPN.
SuaraSumsel.id - Polemik pengadaan meja biliar di rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan terus menjadi bahan perbincangan publik. Salah satu yang paling disorot adalah anggaran meja biliar senilai Rp335 juta yang dialokasikan untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel.
Isu ini mencuat setelah dokumen rencana pengadaan di Sekretariat DPRD Sumsel beredar dan ramai dibahas di media sosial. Dalam dokumen tersebut tercantum rencana pembelian dua unit meja biliar untuk rumah dinas pimpinan dewan dengan total anggaran sekitar Rp486,9 juta.
Rinciannya, satu unit meja biliar untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie dianggarkan sekitar Rp151 juta. Sementara satu unit lainnya untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel M. Ilyas Panji Alam mencapai sekitar Rp335 juta lebih.
Nilai pengadaan yang jauh lebih besar untuk wakil ketua DPRD itu pun memicu berbagai reaksi. Banyak warganet mempertanyakan alasan perbedaan harga yang cukup mencolok antara dua meja biliar tersebut.
Di tengah sorotan tersebut, publik kemudian mulai menelusuri profil dan harta kekayaan M. Ilyas Panji Alam, politisi yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Sumsel periode 2024–2029.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Ilyas Panji Alam tercatat sekitar Rp9,5 miliar.
Sebagian besar kekayaan tersebut berasal dari aset tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah. Dalam laporan tersebut, Ilyas disebut memiliki puluhan bidang tanah dan bangunan dengan nilai miliaran rupiah.
Selain aset properti, ia juga memiliki beberapa kendaraan serta harta bergerak lainnya yang tercatat dalam laporan kekayaan tersebut.
Nama M. Ilyas Panji Alam sendiri bukan sosok baru di dunia politik Sumatera Selatan. Sebelum duduk sebagai pimpinan DPRD Sumsel, ia pernah menjabat sebagai Bupati Ogan Ilir periode 2017–2021.
Baca Juga: Viral Meja Biliar Rp486 Juta di Rumdin DPRD Sumsel, Berapa Harta Ketua DPRD Andie Dinialdie?
Sementara itu, terkait polemik meja biliar, pihak DPRD Sumsel sebelumnya menjelaskan bahwa pengadaan tersebut masih sebatas rencana dalam dokumen anggaran dan belum tentu direalisasikan.
Pengadaan itu juga disebut masih dapat dievaluasi kembali jika dinilai tidak menjadi prioritas atau menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Meski demikian, perbincangan mengenai meja biliar ratusan juta rupiah ini menunjukkan bagaimana penggunaan anggaran publik kini semakin menjadi perhatian masyarakat. Bahkan satu item pengadaan saja bisa memicu diskusi luas tentang transparansi dan prioritas belanja pemerintah daerah.
Kini publik menunggu apakah rencana pengadaan meja biliar tersebut akan tetap dilanjutkan atau justru dibatalkan setelah menuai sorotan luas.
Berita Terkait
-
Viral Meja Biliar Rp486 Juta di Rumdin DPRD Sumsel, Berapa Harta Ketua DPRD Andie Dinialdie?
-
Janggal? Meja Biliar Wakil Pimpinan DPRD Sumsel Rp335 Juta, Ketua Hanya Rp151 Juta
-
Bukan Cuma Meja Biliar Rp486 Juta, Anggaran Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Tembus Rp2,7 Miliar
-
Meja Biliar Ratusan Juta di Rumdin DPRD Sumsel Jadi Sorotan, Ketua DPRD Buka Suara
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen
-
Lewat Qlola Mobile, BRI Perluas Akses Pengelolaan Keuangan Perusahaan Secara Digital
-
Hari Sumpah Pemuda, BRI Berikan Promo Khusus Belanja Hemat Pakai QRIS BRImo dan BRI Kartu Kredit
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot