- Rencana pengadaan dua meja biliar senilai Rp486,9 juta untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan memicu sorotan publik.
- Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp5,16 miliar berdasarkan LHKPN kepada KPK.
- Andie menyatakan rencana pengadaan tersebut masih dievaluasi, meskipun fasilitas itu dipertimbangkan untuk sarana olahraga biliar.
SuaraSumsel.id - Rencana pengadaan meja biliar dengan anggaran ratusan juta rupiah di rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan mendadak ramai diperbincangkan publik. Nilainya yang mencapai hampir setengah miliar rupiah membuat banyak orang bertanya-tanya, hingga akhirnya perhatian ikut tertuju pada sosok Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie.
Sorotan itu bermula dari dokumen rencana pengadaan di Sekretariat DPRD Sumsel yang mencantumkan dua unit meja biliar untuk rumah dinas pimpinan. Total anggarannya disebut mencapai sekitar Rp486,9 juta.
Rinciannya, satu meja biliar untuk rumah dinas Ketua DPRD dianggarkan sekitar Rp151 juta, sementara satu unit lainnya untuk rumah dinas Wakil Ketua DPRD mencapai Rp335 juta lebih. Perbedaan harga tersebut justru membuat publik semakin penasaran.
Di media sosial, isu ini cepat menyebar dan menjadi bahan diskusi. Banyak warganet mempertanyakan alasan pengadaan fasilitas dengan nilai fantastis tersebut, terlebih karena menggunakan anggaran daerah.
Di tengah polemik itu, publik kemudian ikut menyoroti harta kekayaan Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan data yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Andie Dinialdie tercatat sekitar Rp5,16 miliar.
Sebagian besar kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp4,4 miliar. Selain itu, ia juga memiliki beberapa kendaraan dengan nilai ratusan juta rupiah.
Dalam laporan tersebut, Andie tercatat memiliki mobil Toyota Kijang Innova tahun 2019, Honda HR-V tahun 2016, serta beberapa sepeda motor. Total nilai kendaraan yang dilaporkan mencapai sekitar Rp657 juta.
Selain aset tersebut, ia juga memiliki kas dan setara kas sekitar Rp112 juta, dan dalam laporan yang sama tidak tercatat memiliki utang.
Baca Juga: Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan Kementerian Perumahan Dorong Rumah Layak Huni bagi Warga Sumsel
Sementara itu, menanggapi polemik yang berkembang, Andie Dinialdie menegaskan bahwa pengadaan meja biliar tersebut masih sebatas rencana. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta penjelasan dari Sekretariat DPRD Sumsel mengenai rencana pengadaan tersebut.
Menurutnya, fasilitas tersebut sempat dipertimbangkan sebagai sarana olahraga biliar. Apalagi, ia juga diketahui menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumsel.
Meski demikian, Andie menyatakan bahwa rencana tersebut masih bisa dievaluasi. Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat besar, pengadaannya bisa saja ditinjau ulang.
Polemik meja biliar ratusan juta rupiah ini menjadi bukti bahwa setiap penggunaan anggaran publik kini semakin mendapat perhatian masyarakat. Bahkan satu item pengadaan saja bisa memicu diskusi panjang tentang prioritas belanja pemerintah.
Berita Terkait
-
Janggal? Meja Biliar Wakil Pimpinan DPRD Sumsel Rp335 Juta, Ketua Hanya Rp151 Juta
-
Bukan Cuma Meja Biliar Rp486 Juta, Anggaran Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Tembus Rp2,7 Miliar
-
Meja Biliar Ratusan Juta di Rumdin DPRD Sumsel Jadi Sorotan, Ketua DPRD Buka Suara
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Mengapa Dua Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan