- Nasabah di Palembang kehilangan saldo rekening tabungan sebesar Rp17 juta.
- Peristiwa bermula ketika kartu ATM tertelan di mesin Jalan TPA Sukawinatan pada 14 Juli 2026.
- Korban telah melaporkan kasus hilangnya uang tersebut ke Polrestabes Palembang untuk proses penyelidikan.
SuaraSumsel.id - Apa yang dialami seorang nasabah berinisial YL di Palembang bisa menjadi peringatan bagi pengguna mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Berawal dari kartu ATM yang tiba-tiba tertelan mesin, korban mengaku kehilangan saldo tabungan hingga Rp17 juta.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang dan masih dalam penyelidikan untuk mengungkap penyebab hilangnya uang di rekening korban.
Kepada petugas, YL menjelaskan peristiwa itu bermula pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di mesin ATM yang berada di kawasan Jalan TPA Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Saat itu, kartu ATM miliknya digunakan sang suami untuk melakukan penarikan uang tunai. Namun, sesaat setelah kartu dimasukkan ke dalam mesin, kartu tersebut tiba-tiba tertelan dan tidak dapat dikeluarkan kembali.
"Suami saya hendak menarik uang, tetapi setelah kartu dimasukkan ke mesin ATM, kartunya langsung tertelan dan tidak bisa keluar lagi. Setelah itu suami saya pulang dan berencana mengurus kartu ATM ke bank," ujar YL.
Karena mengira kejadian tersebut hanya gangguan pada mesin ATM, korban bersama suaminya memilih pulang dan berencana mengurus penggantian kartu.
Namun, kejutan justru muncul sekitar dua pekan kemudian.
Pada Rabu (29/7/2026), YL mendatangi kantor Bank untuk mengurus penggantian kartu ATM sekaligus melakukan penarikan uang tunai. Saat itulah ia mengetahui adanya transaksi yang tidak pernah dilakukan dan saldo rekeningnya telah berkurang sekitar Rp17 juta.
Merasa menjadi korban dugaan tindak pidana, YL kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang agar dapat diusut lebih lanjut.
Baca Juga: Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan korban serta melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab hilangnya saldo, termasuk apakah berkaitan dengan modus kejahatan tertentu atau faktor lainnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat bertransaksi di mesin ATM. Apabila kartu ATM tertelan atau terjadi kejanggalan saat bertransaksi, nasabah disarankan segera menghubungi layanan resmi bank penerbit kartu untuk memblokir kartu dan melaporkan kejadian tersebut, terutama jika ditemukan transaksi yang tidak dikenal.
Polisi masih mendalami laporan korban untuk memastikan kronologi serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya dana di rekening tersebut.
Berita Terkait
-
Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Palembang Kekurangan TPU? Enam Kecamatan Masih Belum Punya Tempat Pemakaman Umum
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla