Tasmalinda
Kamis, 30 Juli 2026 | 19:21 WIB
Kartu ATM tertelan, saldo Rp17 juta raib, begini kronologi yang fialami nasabah di Palembang
Baca 10 detik
  • Nasabah di Palembang kehilangan saldo rekening tabungan sebesar Rp17 juta.
  • Peristiwa bermula ketika kartu ATM tertelan di mesin Jalan TPA Sukawinatan pada 14 Juli 2026.
  • Korban telah melaporkan kasus hilangnya uang tersebut ke Polrestabes Palembang untuk proses penyelidikan.

SuaraSumsel.id - Apa yang dialami seorang nasabah berinisial YL di Palembang bisa menjadi peringatan bagi pengguna mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Berawal dari kartu ATM yang tiba-tiba tertelan mesin, korban mengaku kehilangan saldo tabungan hingga Rp17 juta.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang dan masih dalam penyelidikan untuk mengungkap penyebab hilangnya uang di rekening korban.

Kepada petugas, YL menjelaskan peristiwa itu bermula pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di mesin ATM yang berada di kawasan Jalan TPA Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Saat itu, kartu ATM miliknya digunakan sang suami untuk melakukan penarikan uang tunai. Namun, sesaat setelah kartu dimasukkan ke dalam mesin, kartu tersebut tiba-tiba tertelan dan tidak dapat dikeluarkan kembali.

"Suami saya hendak menarik uang, tetapi setelah kartu dimasukkan ke mesin ATM, kartunya langsung tertelan dan tidak bisa keluar lagi. Setelah itu suami saya pulang dan berencana mengurus kartu ATM ke bank," ujar YL.

Karena mengira kejadian tersebut hanya gangguan pada mesin ATM, korban bersama suaminya memilih pulang dan berencana mengurus penggantian kartu.

Namun, kejutan justru muncul sekitar dua pekan kemudian.

Pada Rabu (29/7/2026), YL mendatangi kantor Bank untuk mengurus penggantian kartu ATM sekaligus melakukan penarikan uang tunai. Saat itulah ia mengetahui adanya transaksi yang tidak pernah dilakukan dan saldo rekeningnya telah berkurang sekitar Rp17 juta.

Merasa menjadi korban dugaan tindak pidana, YL kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang agar dapat diusut lebih lanjut.

Baca Juga: Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan korban serta melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab hilangnya saldo, termasuk apakah berkaitan dengan modus kejahatan tertentu atau faktor lainnya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat bertransaksi di mesin ATM. Apabila kartu ATM tertelan atau terjadi kejanggalan saat bertransaksi, nasabah disarankan segera menghubungi layanan resmi bank penerbit kartu untuk memblokir kartu dan melaporkan kejadian tersebut, terutama jika ditemukan transaksi yang tidak dikenal.

Polisi masih mendalami laporan korban untuk memastikan kronologi serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya dana di rekening tersebut.

Load More