Tasmalinda
Senin, 23 Februari 2026 | 20:55 WIB
sidang perdana Alex Noerdin dalam kasus korupsi Pasar Cinde
Baca 10 detik
  • Kesehatan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin menurun, memicu penundaan persidangan kasus dugaan korupsi Pasar Cinde.
  • Aktivis dan tokoh masyarakat meminta penangguhan proses hukum Alex Noerdin atas dasar pertimbangan kemanusiaan.
  • Kuasa hukum membenarkan Alex menjalani perawatan intensif dan meminta publik menghormati privasi medisnya.

SuaraSumsel.id - Kabar terbaru mengejutkan dari ranah hukum Sumatera Selatan: kondisi kesehatan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dilaporkan semakin menurun, sementara proses hukum yang tengah berjalan kembali menjadi sorotan publik.

Sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat kini mendorong agar penanganan hukum terhadap mantan pemimpin daerah itu dihentikan demi pertimbangan kemanusiaan. Permintaan ini mencuat di tengah perawatan intensif Alex di rumah sakit dan penundaan sidang yang sebelumnya sempat terjadi.

Alex Noerdin saat ini tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit dan sejumlah video yang beredar memperlihatkan sosok yang disebut sebagai Alex tengah dalam perawatan intensif. Kabar ini ramai dibagikan oleh warganet yang kemudian direspons oleh kuasa hukumnya.

Kuasa hukum Tities Rachmawati membenarkan bahwa kliennya fokus menjalani pengobatan dan meminta publik serta masyarakat Sumatera Selatan mendoakan kesembuhan mantan gubernur tersebut. Ia juga meminta pengertian agar privasi medis Alex dihormati selama masa perawatan.

Menyikapi kabar kesehatan yang memburuk, Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta, Harda Belly, menyatakan bahwa proses hukum terhadap Alex Noerdin perlu dihentikan demi kemanusiaan.

Ini bukan pertama kali proses hukum Alex Noerdin mengalami kendala karena faktor kesehatan. Pada awal tahun ini, sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Pasar Cinde di Pengadilan Tipikor Palembang sempat ditunda setelah terdakwa tidak dapat hadir karena sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Hal ini mengundang penjadwalan ulang sidang yang bergantung pada kondisi kesehatan Alex.

Majelis hakim sebelumnya menunda sidang karena tekanan darah yang diderita Alex, di mana kuasa hukumnya menyatakan bahwa prioritas saat itu adalah pemulihan kesehatan mantan gubernur yang berusia lanjut.

Permintaan penghentian proses hukum ini memicu perdebatan di tengah publik. Sebagian masyarakat menyatakan bahwa faktor kemanusiaan harus diprioritaskan, terutama jika bukti aliran dana kepada terdakwa tidak kuat. Namun, sebagian lain berpendapat bahwa proses hukum tetap harus menghormati prinsip keadilan tanpa memandang posisi atau latar belakang.

Baca Juga: Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush

Load More