- Kesehatan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin menurun, memicu penundaan persidangan kasus dugaan korupsi Pasar Cinde.
- Aktivis dan tokoh masyarakat meminta penangguhan proses hukum Alex Noerdin atas dasar pertimbangan kemanusiaan.
- Kuasa hukum membenarkan Alex menjalani perawatan intensif dan meminta publik menghormati privasi medisnya.
SuaraSumsel.id - Kabar terbaru mengejutkan dari ranah hukum Sumatera Selatan: kondisi kesehatan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dilaporkan semakin menurun, sementara proses hukum yang tengah berjalan kembali menjadi sorotan publik.
Sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat kini mendorong agar penanganan hukum terhadap mantan pemimpin daerah itu dihentikan demi pertimbangan kemanusiaan. Permintaan ini mencuat di tengah perawatan intensif Alex di rumah sakit dan penundaan sidang yang sebelumnya sempat terjadi.
Alex Noerdin saat ini tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit dan sejumlah video yang beredar memperlihatkan sosok yang disebut sebagai Alex tengah dalam perawatan intensif. Kabar ini ramai dibagikan oleh warganet yang kemudian direspons oleh kuasa hukumnya.
Kuasa hukum Tities Rachmawati membenarkan bahwa kliennya fokus menjalani pengobatan dan meminta publik serta masyarakat Sumatera Selatan mendoakan kesembuhan mantan gubernur tersebut. Ia juga meminta pengertian agar privasi medis Alex dihormati selama masa perawatan.
Menyikapi kabar kesehatan yang memburuk, Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta, Harda Belly, menyatakan bahwa proses hukum terhadap Alex Noerdin perlu dihentikan demi kemanusiaan.
Ini bukan pertama kali proses hukum Alex Noerdin mengalami kendala karena faktor kesehatan. Pada awal tahun ini, sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Pasar Cinde di Pengadilan Tipikor Palembang sempat ditunda setelah terdakwa tidak dapat hadir karena sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Hal ini mengundang penjadwalan ulang sidang yang bergantung pada kondisi kesehatan Alex.
Majelis hakim sebelumnya menunda sidang karena tekanan darah yang diderita Alex, di mana kuasa hukumnya menyatakan bahwa prioritas saat itu adalah pemulihan kesehatan mantan gubernur yang berusia lanjut.
Permintaan penghentian proses hukum ini memicu perdebatan di tengah publik. Sebagian masyarakat menyatakan bahwa faktor kemanusiaan harus diprioritaskan, terutama jika bukti aliran dana kepada terdakwa tidak kuat. Namun, sebagian lain berpendapat bahwa proses hukum tetap harus menghormati prinsip keadilan tanpa memandang posisi atau latar belakang.
Baca Juga: Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
Berita Terkait
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun
-
OTT Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar Muara Enim, Ada Kaitan dengan Bupati Edison?
-
LHKPN Rp15 Miliar, Harnojoyo Kembalikan Rp750 Juta ke Penyidik dalam Korupsi Pasar Cinde
-
Korupsi Dana PMI Palembang, Fitrianti Agustinda dan Suami Dijatuhi Hukuman 7,5 Tahun Penjara
-
Kerugian Negara Melejit Rp276 Miliar di Tol Betung-Tempino, Jaksa Tantang Eksepsi Haji Halim
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
POSPERA Sumsel Dukung Kapolda Baru Sikat Oligarki Karhutla, Desak Prabowo Tata Ulang HGU
-
Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh
-
BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000
-
Akhir Pekan Makin Berkesan, Nikmati Promo Buy 1 Get 2 Ticket The Premiere dari BRI
-
BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services Prodia untuk Nasabah Private dan Prioritas