- Dua pria mencuri kabel tower Telkomsel di Desa Rantau Nipis, OKU Selatan, pada Selasa dini hari.
- Polres OKU Selatan menangkap pelaku dua jam setelah kejadian dengan barang bukti kabel serta peralatan curian.
- Pencurian ini mengakibatkan kerugian material sebesar Rp12,6 juta serta mengancam stabilitas jaringan komunikasi bagi masyarakat setempat.
SuaraSumsel.id - Kasus pencurian kabel tower telekomunikasi kembali terjadi di Sumatera Selatan. Kali ini, fasilitas jaringan milik Telkomsel di Kabupaten OKU Selatan dibobol pencuri saat dini hari.
Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan baru soal keamanan infrastruktur telekomunikasi yang berkaitan langsung dengan layanan sinyal dan komunikasi masyarakat.
Aksi pencurian terjadi di area tower telekomunikasi Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung, sekitar pukul 03.00 WIB.
Kasus terungkap setelah sistem keamanan tower mendeteksi alarm darurat yang tiba-tiba aktif. Saat dilakukan pengecekan ke lokasi, kabel instalasi tower diketahui sudah dalam kondisi terputus dan sebagian hilang.
Pihak perusahaan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres OKU Selatan dengan estimasi kerugian mencapai Rp12,6 juta.
Tak lama setelah laporan diterima, Tim Opsnal Satreskrim Polres OKU Selatan langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Hanya sekitar dua jam setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan dua pria berinisial SA (35) dan MR (44) yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kabel tersebut.
Namun di balik cepatnya pengungkapan kasus, peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan fasilitas telekomunikasi di daerah.
Sebab, pencurian kabel tower bukan hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga berpotensi mengganggu jaringan komunikasi masyarakat, terutama di wilayah yang mengandalkan tower sebagai akses utama sinyal telepon dan internet.
Baca Juga: Dikira Diamuk Massa karena Curi Kopi, Pria di OKU Selatan Ternyata Tewas Dikeroyok
Dari hasil pengembangan kasus, polisi menemukan barang bukti berupa enam gulung kabel warna hitam, satu bilah pisau, sepeda motor, dua karung plastik putih, hingga tang yang diduga digunakan pelaku saat beraksi.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang mengganggu fasilitas publik dan objek vital masyarakat.
“Kami berkomitmen penuh melindungi fasilitas publik dan objek vital yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Polda Sumsel juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum maupun infrastruktur vital.
Fenomena pencurian kabel sendiri belakangan menjadi perhatian karena tidak hanya menyasar fasilitas listrik, tetapi juga mulai menyentuh infrastruktur telekomunikasi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat modern.
Apalagi di tengah meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap internet dan komunikasi digital, gangguan terhadap fasilitas jaringan dinilai dapat berdampak luas terhadap aktivitas warga sehari-hari.
Tag
Berita Terkait
-
Dikira Diamuk Massa karena Curi Kopi, Pria di OKU Selatan Ternyata Tewas Dikeroyok
-
Long Weekend Mei 2026 ke Danau Ranau? Ini Rute, Budget, dan Penginapan Terbaru yang Banyak Dicari
-
Undian Tabungan Pesirah di OKU Selatan, Warga Antusias Menabung Bersama Bank Sumsel Babel
-
Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa