- Ekonomi Sumatera Selatan tumbuh solid 5,2 persen pada Triwulan III 2025, didukung sektor konstruksi dan pertanian.
- Inflasi Sumatera Selatan Desember 2025 tercatat 2,91 persen (yoy), menunjukkan pengendalian inflasi yang efektif dan terkendali.
- Pemerintah Sumsel fokus penguatan produksi, hilirisasi, dan UMKM melalui TPID untuk menjaga kemandirian ekonomi daerah.
SuaraSumsel.id - Di tengah tekanan ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian, perekonomian Sumatera Selatan justru menunjukkan ketangguhan. Bank Indonesia mengungkapkan, kinerja ekonomi Sumsel tetap solid dengan pertumbuhan yang berada di atas rata-rata nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia dan Kondisi Perekonomian Sumatera Selatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Selasa (28/1/2026), bersamaan dengan peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menyebutkan bahwa pada Triwulan III 2025, ekonomi Sumsel tumbuh 5,2 persen secara tahunan (year on year). Capaian ini menjadikan Sumatera Selatan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Sumatera.
“Di tengah dinamika dan gejolak global, ekonomi Sumatera Selatan tetap menunjukkan daya tahan yang kuat,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, pertumbuhan ekonomi Sumsel terutama ditopang oleh sektor konstruksi, seiring dimulainya program cetak sawah dan optimalisasi lahan sejak kuartal III 2025. Selain itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga berperan besar, sejalan dengan penguatan program ketahanan pangan di daerah.
Dari sisi stabilitas, inflasi Sumatera Selatan pada Desember 2025 tercatat sebesar 2,91 persen (yoy). Angka tersebut masih berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional, mencerminkan kuatnya koordinasi pengendalian inflasi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia.
Dalam peluncuran LPI 2025 yang disiarkan secara nasional, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan bahwa optimisme harus terus dijaga, meski tantangan global masih membayangi.
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada kisaran 4,7–5,5 persen di 2025, meningkat pada 2026 dan 2027. Inflasi pun diproyeksikan tetap terkendali di level 2,5 persen ±1 persen.
Namun demikian, Perry mengingatkan adanya risiko ketidakpastian ekonomi global, gangguan rantai pasok, serta volatilitas harga komoditas yang perlu diantisipasi bersama melalui penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.
Baca Juga: PORSIBA FC Raih Runner Up Liga 4 Zona Sumsel, Torehan Prestasi Lebih Baik dari Musim Lalu
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra menegaskan bahwa ketangguhan ekonomi menjadi agenda utama pembangunan daerah. Menurutnya, stabilitas harga dan pasokan pangan menjadi kunci untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi global yang tidak menentu.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong kemandirian ekonomi melalui penguatan basis produksi daerah, hilirisasi komoditas unggulan, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan UMKM agar naik kelas.
Penguatan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan pendekatan 4K—keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif—juga terus diakselerasi.
Ke depan, sinergi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.
Berita Terkait
-
Ziarah Kubro Palembang: Tradisi Wisata Religi Ribuan Jemaah, Sejarah, Makna, dan Daya Tariknya
-
Korupsi Dana PMI Palembang, Fitrianti Agustinda dan Suami Dijatuhi Hukuman 7,5 Tahun Penjara
-
GENsi Digelar di Palembang, Komdigi-Indosat Dorong Anak Muda Hadapi Era Super-Cycle AI
-
Bobol Rp7,8 Miliar Lewat 355 Kontrak Fiktif, Eks Surveyor FIF Palembang Diseret ke Pengadilan
-
Harga Emas Perhiasan di Palembang Mendadak Anjlok, Selisih Rp2 Juta Lebih per Suku
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?
-
Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL
-
BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up
-
BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan
-
Anton Dimakamkan Kedinasan, Keluarga Ungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Tewas Ditikam Istri