- Aturan dasar pembulatan menyatakan angka di belakang lebih besar sama dengan lima dibulatkan naik, selebihnya dibulatkan turun.
- Pembulatan ke satuan terdekat melihat angka di belakang koma, puluhan memperhatikan satuan, dan ratusan memperhatikan puluhan.
- Kesalahan umum terjadi karena salah melihat angka, lupa aturan, terburu-buru, dan keliru membedakan posisi nilai angka.
SuaraSumsel.id - Membulatkan bilangan ke satuan, puluhan, dan ratusan terdekat sering terlihat sepele, tapi justru di sinilah banyak siswa keliru. Kesalahan biasanya muncul karena salah melihat angka di belakang atau terburu-buru saat mengerjakan soal.
Agar tidak salah lagi, berikut panduan cara membulatkan bilangan lengkap dengan contoh sederhana yang mudah dipahami dan sering muncul di latihan maupun ujian.
Aturan Dasar Pembulatan Bilangan
Sebelum masuk ke contoh, pahami satu aturan kunci ini:
Jika angka di belakang ≥ 5, dibulatkan naik.
Jika angka di belakang < 5, dibulatkan turun.
Aturan ini berlaku untuk semua jenis pembulatan.
Membulatkan ke Satuan Terdekat
Lihat angka di belakang koma.
Contoh:
7,2 → 7
7,6 → 8
12,5 → 13
Membulatkan ke Puluhan Terdekat
Perhatikan angka satuan.
Contoh:
34 → 30
38 → 40
125 → 130
Angka satuan ≥ 5 → naik satu puluhan.
Baca Juga: 5 Fakta Jejak Haji Halim di Sumsel, Tokoh Lokal yang Sering Didatangi Capres
Membulatkan ke Ratusan Terdekat
Perhatikan angka puluhan.
Contoh:
342 → 300
378 → 400
650 → 700
Jika angka puluhan ≥ 5, ratusan bertambah satu.
Contoh Soal yang Sering Muncul
Soal: Bulatkan 4.786 ke ratusan terdekat.
Jawaban:
Angka puluhan = 8 (≥ 5)
Hasil pembulatan = 4.800
Kesalahan yang Sering Terjadi
1. Melihat angka yang salah saat membulatkan
2. Lupa aturan naik dan turun
3. Terburu-buru tanpa cek ulang
4. Keliru membedakan satuan, puluhan, dan ratusan
Tag
Berita Terkait
-
Cara Mengubah Pecahan Biasa ke Desimal dan Sebaliknya dengan Mudah Dipahami
-
Pengertian dan Perbedaan Bilangan Cacah, Asli, Bulat dan Rasional
-
5 Cara Mudah Menghafal Perkalian 1-10 untuk Anak SD
-
Kasus PPDS Unsri Soroti Risiko Perundungan dalam Pendidikan Dokter Spesialis
-
PTBA Salurkan Beasiswa Ayo Sekolah untuk Dukung Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Kasus BPK Sumsel: Ini Daftar Tersangka dan Pihak yang Masih Diperiksa KPK
-
Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
BRI Nilai Saham BBRI Masih Undervalued, Buyback Rp500 Miliar Diluncurkan