- Haji Halim Ali wafat pada 22 Januari 2026, seorang tokoh sepuh Sumatera Selatan dengan jejaring luas di kalangan elite dan agama.
- Beliau dikenal sering didatangi calon presiden untuk bersilaturahmi, menunjukkan pengaruh signifikan dalam dinamika politik daerah.
- Hingga meninggal, perkara dugaan korupsi Tol Betung–Tempino yang menjeratnya sebagai terdakwa belum mencapai putusan akhir.
SuaraSumsel.id - Wafatnya Haji Halim Ali, Kamis, 22 Januari 2026, menutup perjalanan panjang seorang tokoh lokal yang berpengaruh di Sumatera Selatan. Kepergiannya bukan hanya kabar duka, tetapi juga membuka kembali ingatan publik tentang jejak sosial-politik yang pernah ia miliki, sekaligus perkara hukum yang masih berjalan hingga akhir hayatnya.
Berikut 5 fakta penting yang merangkum pengaruh, kematian, dan kasus yang menjerat Haji Halim.
1. Tokoh Sepuh dengan Jejaring Luas di Sumsel
Haji Halim dikenal sebagai tokoh sepuh yang memiliki jejaring lintas kalangan—mulai dari tokoh agama, pengusaha, hingga elite daerah. Dalam berbagai momentum, ia kerap menjadi rujukan silaturahmi dan diskusi, menegaskan posisinya sebagai figur yang dituakan di Palembang dan sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
2. Kerap Didatangi Capres dalam Momentum Politik Nasional
Pada beberapa periode politik nasional, Haji Halim tercatat pernah didatangi calon presiden (capres) yang berkunjung ke Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut umumnya bersifat silaturahmi dan dialog, bukan kampanye terbuka, mencerminkan pengakuan terhadap pengaruh tokoh lokal dalam membaca dinamika sosial dan politik daerah.
3. Kiprah Sosial dan Keagamaan yang Dikenang
Di luar relasi elite, Haji Halim aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia kerap hadir dalam agenda kemasyarakatan, pengajian, dan kegiatan religius lainnya, yang memperkuat citranya sebagai figur publik yang dekat dengan warga. Aspek ini pula yang banyak dikenang masyarakat setelah kabar wafatnya beredar.
4. Wafat Setelah Kondisi Kesehatan Memburuk
Baca Juga: Siapa Haji Halim Ali? Tokoh Sumsel yang Berpengaruh dan Perkaranya Sebelum Wafat
Haji Halim meninggal dunia pada Kamis, 22 Januari 2026, setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatan yang terus menurun. Kepergiannya menimbulkan duka luas di Sumatera Selatan, sekaligus memunculkan perhatian publik karena terjadi di tengah proses hukum yang belum rampung.
5. Perkara Tol Betung–Tempino Belum Tuntas hingga Akhir Hayat
Di akhir perjalanan hidupnya, Haji Halim berstatus terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan lahan proyek Tol Betung–Tempino–Jambi. Sejumlah agenda persidangan sempat ditunda karena kondisi kesehatannya.
Hingga wafat, perkara tersebut belum diputus secara inkrah, sehingga asas praduga tak bersalah tetap melekat.
Wafatnya terdakwa membuat proses pidana terhadap dirinya tidak dapat dilanjutkan, sementara publik menanti arah penanganan perkara secara administratif serta kemungkinan langkah hukum lain.
Jejak Haji Halim di Sumatera Selatan memperlihatkan dua sisi perjalanan: pengaruh sosial yang diakui hingga tingkat nasional, dan perkara hukum yang belum mencapai putusan akhir. Kepergiannya menjadi pengingat bahwa dinamika tokoh lokal sering berada di persimpangan antara pengaruh, kemanusiaan, dan proses hukum—semuanya patut dicatat secara berimbang.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Haji Halim Ali? Tokoh Sumsel yang Berpengaruh dan Perkaranya Sebelum Wafat
-
5 Fakta Haji Halim Ali Meninggal Dunia, Terdakwa Kasus Tol Betung-Tempino
-
Terdakwa Kasus Tol Betung - Tempino, Haji Halim Ali Meninggal Dunia
-
Tokoh Masyarakat Sumsel Haji Kms Halim Ali Tutup Usia di Usia 88 Tahun
-
Kerugian Negara Melejit Rp276 Miliar di Tol Betung-Tempino, Jaksa Tantang Eksepsi Haji Halim
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
5 Fakta Jejak Haji Halim di Sumsel, Tokoh Lokal yang Sering Didatangi Capres
-
Bukit Asam Luncurkan Golden Rules 5.0, Langkah Baru Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
-
Siapa Haji Halim Ali? Tokoh Sumsel yang Berpengaruh dan Perkaranya Sebelum Wafat
-
Top Up i.saku Kini Sat-Set Tanpa Ribet, Cukup Pakai Virtual Account Bank Sumsel Babel
-
Dobrak Kemiskinan dari Desa, Berikut Kontribusi Nyata BRI