- PTBA melalui Program AYO SEKOLAH menyediakan akses pendidikan bagi siswa pra-sejahtera SD hingga SMA/SMK.
- Pada 2025, program ini telah menjangkau 2.659 siswa dengan total dana bantuan mencapai Rp3,9 miliar.
- Program ini merupakan komitmen PTBA mendukung wajib belajar 12 tahun dan sejalan dengan SDGs Nomor 4.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai mitra masa depan bagi generasi muda. Melalui Program Beasiswa Berkelanjutan AYO SEKOLAH, PTBA membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program AYO SEKOLAH dirancang untuk mendampingi siswa sejak bangku Sekolah Dasar hingga jenjang menengah atas. Sasaran program ini mencakup siswa SD, SMP, serta SMA/SMK/sederajat yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan besar mendukung terwujudnya wajib belajar 12 tahun secara inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menegaskan bahwa Beasiswa AYO SEKOLAH merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Bagi kami, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana kami mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2025, program ini telah menjangkau 2.659 siswa yang tersebar di berbagai wilayah operasional Bukit Asam, mulai dari Tanjung Enim, Palembang, Bandar Lampung, Ombilin, hingga Jakarta. Dari jumlah tersebut, penerima manfaat terdiri atas 896 siswa SD, 1.200 siswa SMP, serta 563 siswa SMA/SMK.
Tak hanya menjangkau banyak penerima, nilai bantuan yang digelontorkan pun signifikan. Total dana pendidikan yang disalurkan melalui Program AYO SEKOLAH selama 2025 mencapai Rp3,9 miliar. Bantuan diberikan secara bertahap dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing siswa, sehingga manfaatnya lebih tepat sasaran dan berkesinambungan.
Skema ini dirancang agar anak-anak dari keluarga pra-sejahtera tidak terputus sekolah karena keterbatasan ekonomi, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Melalui Program AYO SEKOLAH, kami berharap dapat menjamin akses pendidikan dasar hingga menengah bagi anak-anak di wilayah operasional perusahaan, serta meningkatkan kualitas dan peluang masa depan generasi muda,” lanjut Arsal.
Lebih dari sekadar program sosial, AYO SEKOLAH juga menjadi wujud nyata dukungan PTBA terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Nomor 4, yakni memastikan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas, serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.
Baca Juga: Ketika Dua Wakil Sumsel Berbeda Nasib: Pekan Krusial Sriwijaya FC dan Sumsel United
Dengan pendekatan berkelanjutan ini, PT Bukit Asam berharap investasi di bidang pendidikan hari ini akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjadi penggerak pembangunan di masa depan.
Berita Terkait
-
PTBA Raih Predikat Badan Publik Informatif 2025, Skor Tertinggi di Sumsel
-
Dari TIBIA ke Inovasi: Fondasi Budaya PTBA Menjawab Tantangan Industri Batu Bara
-
PT Bukit Asam Gelar RUPSLB Jelang Tutup 2025, Produksi Diproyeksi Naik 9 Persen
-
PTBA dan Kejati Lampung Teken PKS Bantuan Hukum untuk Perkuat Pengawasan Proyek Strategis
-
PT Bukit Asam Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?