- Peretasan sistem Bank Jambi pada akhir Februari 2026 menyebabkan kerugian dana nasabah total mencapai Rp143 miliar.
- Gubernur Al Haris menjamin seluruh kerugian nasabah akan diganti penuh oleh bank tersebut.
- Laba Bank Jambi tahun buku 2025 sebesar Rp330 miliar disepakati untuk menutupi kerugian dana nasabah.
SuaraSumsel.id - Nilai dana nasabah yang hilang akibat peretasan sistem layanan Bank Jambi akhirnya terungkap. Total dana yang dibobol dalam insiden siber tersebut mencapai Rp143 miliar, memicu kekhawatiran di kalangan nasabah terkait keamanan uang mereka.
Gubernur Al Haris, yang juga bertindak sebagai pemegang saham pengendali (PSP) Bank Jambi, memastikan seluruh kerugian nasabah akan diganti. Ia menegaskan tidak boleh ada satu rupiah pun dana masyarakat yang hilang akibat kasus peretasan tersebut.
“Intinya tidak boleh satu rupiah pun ada nasabah yang uangnya hilang, semua harus dibayarkan,” kata Al Haris di Jambi kepada awak media akhir pekan lalu.
Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah daerah, dari total Rp143 miliar dana nasabah yang diretas, sekitar Rp16 miliar telah berhasil dilacak dan kini sedang dalam proses pemulihan.
Jika dana tersebut berhasil ditarik kembali, maka Bank Jambi masih harus menutupi sekitar Rp127 miliar untuk mengganti kerugian nasabah yang terdampak.
Kasus peretasan ini diketahui terjadi pada penghujung Februari 2026 dan langsung menjadi perhatian serius pemerintah daerah serta manajemen bank.
Untuk memastikan dana nasabah tetap aman, pemerintah daerah bersama manajemen Bank Jambi telah menggelar rapat dengan para pemegang saham pada 25 Februari 2026.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa laba Bank Jambi tahun buku 2025 sebesar Rp330 miliar akan digunakan untuk menutupi kerugian akibat peretasan sistem layanan bank tersebut.
Dengan langkah itu, pemerintah memastikan para nasabah tidak perlu khawatir kehilangan uang mereka.
Baca Juga: Bukan Cuma Meja Biliar Rp486 Juta, Anggaran Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Tembus Rp2,7 Miliar
“Kita sudah rapat dengan pemegang saham. Intinya pemegang saham setuju keuntungan bank digunakan untuk menutupi uang nasabah yang hilang,” ujar Al Haris.
Kasus peretasan yang menyebabkan dana nasabah hingga ratusan miliar rupiah hilang ini juga menyoroti pentingnya penguatan sistem keamanan digital di sektor perbankan.
Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi lembaga keuangan untuk meningkatkan sistem perlindungan terhadap serangan siber, agar dana masyarakat tetap aman.
Sementara itu, proses pelacakan dana yang diretas masih terus dilakukan. Pihak bank berharap sebagian dana yang hilang dapat dipulihkan sehingga beban penggantian kepada nasabah bisa berkurang.
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Bagikan 5 Tips Menjaga Akun Mobile Banking Tetap Aman
-
Bank Sumsel Babel Siapkan 3 Solusi Finansial untuk Tabungan, Pinjaman hingga Modal Usaha
-
Bank Sumsel Babel Beri Diskon 10 Persen di MDP Super Store, Potongan hingga Rp250 Ribu
-
BSB Mobile Perkuat Strategi Digital Bank Sumsel Babel, Transaksi Harian Kini Lebih Praktis
-
Viral Nasabah Bank 9 Jambi Ngaku Rp24,6 Juta Hilang Usai Mobile Banking Tak Bisa Diakses
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Warga Pagaralam, Akses Layanan Kesehatan Kian Mudah
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Denda Buang Sampah Rp500 Ribu di Palembang Mulai Diberlakukan Mei, Mampukah Bikin Warga Kapok?