- Ulama menganjurkan persiapan sebelum Ramadan melalui amalan sunnah sebagai pemanasan "maraton spiritual".
- Persiapan tersebut meliputi membiasakan puasa, shalat sunnah, dan meningkatkan interaksi dengan Al-Qur'an sejak dini.
- Amalan lain meliputi membersihkan hati lewat istighfar, melatih sedekah, menjaga lisan, serta meluruskan niat ibadah.
SuaraSumsel.id - Ramadan 2026 tinggal menghitung waktu. Bagi banyak umat Muslim, bulan suci bukan sekadar soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbaiki diri, menata niat, dan menguatkan spiritualitas.
Karena itu, para ulama sejak dulu menganjurkan agar Ramadan tidak disambut secara mendadak, melainkan dipersiapkan dengan amalan-amalan sunnah.
Ibarat olahraga, Ramadan adalah “maraton spiritual”. Maka, sebelum benar-benar memasuki lintasan, tubuh dan jiwa perlu pemanasan.
Berikut 7 amalan sunnah pra-Ramadan yang bisa mulai dilakukan dari sekarang agar ibadah di bulan suci terasa lebih ringan, khusyuk, dan bermakna.
1. Memperbanyak Puasa Sunnah
Puasa sunnah di bulan Sya’ban—atau hari-hari menjelang Ramadan—menjadi latihan terbaik sebelum puasa wajib. Selain melatih fisik, puasa sunnah juga membantu menata niat dan menahan hawa nafsu sejak dini.
Puasa Senin-Kamis atau puasa ayyamul bidh bisa menjadi pilihan realistis untuk memulai.
2. Membiasakan Shalat Sunnah
Ramadan identik dengan shalat malam, seperti tarawih dan qiyamul lail. Agar tidak “kaget”, mulailah membiasakan shalat sunnah sejak sekarang, baik rawatib, tahajud, maupun dhuha.
Baca Juga: Jangan Lewatkan Malam 1 Muharram! Ini Lafaz Doa Awal Tahun dan Keutamaannya
Sedikit tapi rutin jauh lebih baik daripada banyak tapi hanya sesekali.
3. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Ramadan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an. Maka, pra-Ramadan adalah waktu ideal untuk memanaskan hubungan dengan kitab suci. Mulai dari beberapa ayat per hari, lalu tingkatkan secara bertahap.
Target sederhana: konsisten membaca setiap hari, meski belum satu juz.
4. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Membersihkan hati adalah bagian penting dari persiapan Ramadan. Perbanyak istighfar, evaluasi diri, dan bertaubat dari kesalahan masa lalu agar Ramadan disambut dengan hati yang lebih lapang.
Berita Terkait
-
Jangan Lewatkan Malam 1 Muharram! Ini Lafaz Doa Awal Tahun dan Keutamaannya
-
Ramadan 2025, Bank Mandiri Group Santuni 3.050 Penerima dan 45 Yayasan di Sumatera Bagian Selatan
-
Ngeri! Tawuran di Palembang Pakai Senjata Api, Remaja 15 Tahun Tertembak
-
Perkuat Silaturahmi Bersama Forkopimda, HDCU Hadiri Safari Ramadan di Masjid DPRD Sumsel
-
Berkah Ramadan, Kemenag Sumsel Kirim Ratusan Dai untuk Syiar Islam
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Saat Kabut Asap Selimuti Sumsel, 455 Hotspot Terpantau di Area Izin Perusahaan Hutan
-
BRI: Literasi Keuangan Penting Sebelum Generasi Muda Punya Penghasilan
-
Melihat Gunung Erupsi, Jangan Panik, Ini Doa dan Sikap yang Dianjurkan dalam Islam
-
Usai Kecelakaan Beruntun, Hutama Karya Diminta Evaluasi Peringatan Kabut di Tol Palindra
-
Anak Tak Bisa Bermain di Luar karena Kabut Asap? Coba 10 Aktivitas Seru Ini