- Umat Islam dianjurkan membaca doa perlindungan umum saat menghadapi bencana erupsi gunung berapi.
- Doa-doa tertentu diamalkan untuk memohon keselamatan dari bahaya, musibah berat, dan kabar duka.
- Warga harus menggabungkan doa dengan ikhtiar nyata seperti mengikuti prosedur evakuasi resmi.
SuaraSumsel.id - Erupsi gunung berapi dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Abu vulkanik, awan panas, lava, dan lahar bisa mengancam keselamatan warga di kawasan rawan bencana.
Dalam situasi seperti itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan zikir untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Namun, perlu diketahui bahwa tidak ada doa khusus yang secara spesifik ditetapkan untuk dibaca ketika gunung meletus.
Doa yang dapat diamalkan adalah bacaan yang berisi permohonan keselamatan dari bahaya, musibah, dan kesulitan. Membaca doa juga harus disertai ikhtiar nyata, seperti mengikuti informasi resmi dan segera mengungsi apabila ada perintah evakuasi.
Gunung meletus merupakan salah satu bentuk bencana alam yang dapat menimbulkan bahaya bagi manusia. Dalam ajaran Islam, tidak terdapat riwayat yang menetapkan satu bacaan tertentu khusus untuk peristiwa erupsi gunung.
Meski demikian, seorang Muslim tetap dapat berdoa dengan bacaan yang bersumber dari hadis atau doa umum untuk memohon perlindungan. Doa tersebut dapat dibaca ketika melihat gunung erupsi, mendengar kabar bencana, atau berada di tengah situasi yang membahayakan.
Bacaan Perlindungan dari Bahaya
Salah satu doa yang dapat diamalkan adalah bacaan berikut:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa laa fis samaa'i wa huwas samii'ul 'aliim.
Baca Juga: Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
Artinya:
“Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Bacaan ini berisi permohonan agar Allah SWT memberikan perlindungan dari berbagai bahaya. Doa tersebut dapat diamalkan pada pagi dan sore hari, maupun ketika seseorang menghadapi keadaan yang mengkhawatirkan.
Doa Berlindung dari Beratnya Bencana
Umat Islam juga dapat membaca doa yang memohon perlindungan dari beratnya ujian dan musibah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ
Tag
Berita Terkait
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Sumsel Kembali Menengadah ke Langit, Doa Hujan di Tengah Karhutla yang Belum Usai
-
Doa Malam Idul Adha yang Dianjurkan Dibaca, Amalan Mustajab agar Hajat dan Rezeki Dimudahkan
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
Jadwal Buka Puasa Palembang Hari Ini, Kamis 12 Maret 2026: Catat Jam Magrib dan Doa Berbuka
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap