- Majelis Ulama Indonesia mengajak umat Islam melaksanakan Salat Istisqa untuk mengatasi kekeringan dan kebakaran hutan.
- Umat Muslim dapat membaca doa perlindungan dari bahaya kebakaran serta mengucapkan istirja saat menghadapi musibah.
- Masyarakat diimbau tetap mengutamakan keselamatan diri dan mengikuti arahan resmi petugas di tengah kabut asap.
SuaraSumsel.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang melanda sejumlah wilayah membuat aktivitas masyarakat terganggu. Di tengah kondisi tersebut, sebagian umat Muslim juga mencari doa yang bisa diamalkan untuk memohon perlindungan dan keselamatan dari berbagai bahaya.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Wakil Ketua Umum KH M Cholil Nafis baru-baru ini mengajak umat Islam memperkuat ikhtiar spiritual di tengah kekeringan dan karhutla. MUI bahkan mengimbau masyarakat melaksanakan Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan agar kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan dapat segera teratasi.
"Kemarau dan kekeringan melanda kita, bahkan kebakaran karhutla masih terus terjadi. Mari doakan mudah-mudahan segera turun hujan di Indonesia, di tempat-tempat kemarau dan kebakaran. Bahkan kami mengajak umat untuk shalat Istisqa'," ujar Cholil dalam ajakannya yang dikutip dari MUI.
Namun, adakah doa khusus yang dibaca saat kabut asap menebal?
Adakah Doa Khusus Saat Kabut Asap?
Sejauh penelusuran sejumlah sumber keislaman, tidak banyak ditemukan bacaan yang secara khusus disebut sebagai "doa saat kabut asap". Namun, umat Muslim dapat memanjatkan doa memohon perlindungan dari berbagai bahaya dan musibah.
Hal ini menjadi penting karena kabut asap merupakan dampak dari kebakaran yang dapat mengancam keselamatan dan mengganggu kehidupan masyarakat. Karena itu, doa perlindungan dapat diamalkan sebagai bagian dari ikhtiar spiritual, bersamaan dengan upaya menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Salah satu doa yang dapat dibaca adalah doa memohon perlindungan dari berbagai keburukan dan musibah.
Doa Memohon Perlindungan dari Bahaya
Baca Juga: Kabut Asap Kian Pekat, Tol Palembang-Prabumulih Ditutup Sehari Usai Kecelakaan Beruntun
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرَقِ
Allahumma inni a'udzu bika minal hadmi, wa a'udzu bika minat taraddi, wa a'udzu bika minal gharaqi wal haraqi.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari terjatuh, tenggelam, dan terbakar."
Doa tersebut berisi permohonan agar seorang Muslim mendapat perlindungan dari berbagai bahaya, termasuk kebakaran. Dalam konteks karhutla dan kabut asap, bacaan ini dapat diamalkan sebagai doa memohon keselamatan, tanpa menyebutnya sebagai doa khusus kabut asap.
Selain doa perlindungan, umat Muslim juga dapat memperbanyak istighfar dan memohon agar Allah SWT segera memberikan jalan keluar dari musibah yang terjadi.
Berita Terkait
-
Kabut Asap Kian Pekat, Tol Palembang-Prabumulih Ditutup Sehari Usai Kecelakaan Beruntun
-
Jarak Pandang Tinggal 2 Meter akibat Kabut Asap, Bus DAMRI dan ALS Tabrakan di Tol Palindra
-
623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar
-
Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS