- Batik Air mengklarifikasi penumpang berpenampilan pramugari itu bukan karyawan resmi maskapai penerbangan.
- Penumpang tersebut bertindak di penerbangan rute Palembang–Jakarta dan dilaporkan kru setelah mendarat.
- Maskapai mengimbau publik waspada terhadap pihak yang menggunakan atribut dan mengatasnamakan Batik Air.
SuaraSumsel.id - Aksi seorang penumpang yang berpenampilan mirip pramugari di dalam pesawat Batik Air sempat bikin geger dan memicu perbincangan luas di media sosial. Banyak penumpang mempertanyakan bagaimana peristiwa itu bisa terjadi dan apa sikap maskapai. Menyikapi ramainya sorotan publik, Batik Air akhirnya memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.
Batik Air menegaskan bahwa individu tersebut bukan awak kabin, karyawan, maupun perwakilan resmi maskapai. Meski mengenakan atribut yang menyerupai seragam pramugari, yang bersangkutan tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air dan tidak memiliki kewenangan apa pun atas nama perusahaan.
Oknum tersebut diketahui tercatat sebagai penumpang sah dengan boarding pass resmi pada penerbangan rute Palembang–Jakarta. Kejanggalan muncul lantaran penampilannya menyerupai awak kabin. Menyikapi hal itu, kru Batik Air yang bertugas bertindak sigap sesuai prosedur, melakukan pengamatan, serta melaporkan temuan tersebut kepada petugas keamanan setelah pesawat mendarat dengan selamat.
“Langkah yang diambil kru merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) untuk menjaga ketertiban dan keamanan penerbangan,” ujar Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro.
Batik Air juga memastikan bahwa seragam dan atribut yang dikenakan bukan perlengkapan resmi maskapai. Seragam awak kabin bersifat terbatas dan hanya digunakan oleh personel resmi yang telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, serta penugasan. Penyalahgunaan atribut yang menyerupai identitas awak kabin dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan dan kegaduhan di tengah penumpang.
Setibanya pesawat di bandara tujuan, kru kemudian berkoordinasi dengan petugas Aviation Security (Avsec) untuk penanganan lanjutan. Proses tersebut dilakukan secara profesional dan proporsional, dengan memastikan tidak ada gangguan terhadap keselamatan penerbangan maupun penumpang lainnya.
Di tengah ramainya perbincangan, Batik Air mengimbau masyarakat agar waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan maskapai, termasuk oknum yang mengaku sebagai awak kabin atau karyawan. Publik juga diminta berhati-hati terhadap permintaan uang, data pribadi, maupun penawaran apa pun yang tidak melalui kanal resmi perusahaan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa detail kecil di dunia penerbangan tidak bisa disepelekan. Meski berawal dari penampilan yang tampak meyakinkan, koordinasi kru, penerapan prosedur, dan pengawasan berlapis memastikan situasi dapat ditangani dengan tepat tanpa mengganggu keselamatan penerbangan.
Baca Juga: Viral Pemalakan Mobil Bantuan ke Aceh, Dishub Palembang: Itu Petugas Kementerian
Tag
Berita Terkait
-
Nyamar Jadi Pramugari Batik Air di Bandara SMB II, Sepele atau Bisa Berujung Penjara?
-
Kok Bisa Penumpang Nyamar Jadi Pramugari Batik Air? Ini Jawaban Bandara SMB II Palembang
-
Terbongkar! Detail Kecil Ini Bikin Perempuan yang Nyamar Jadi Pramugari Batik Air Ketahuan
-
Lonjakan Penumpang Diprediksi Tembus 162 Ribu, Bandara SMB II Palembang Siaga Nataru 2025/2026
-
Pesawat Batik Air Alami Kendala Teknis, Pendaratan Dialihkan ke Palembang
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo