- Penumpang penyamar pramugari Batik Air di Bandara SMB II diproses sebagai penumpang biasa melalui Security Check Point.
- Pihak bandara menegaskan prosedur keamanan standar telah dijalankan; penyamaran terungkap melalui koordinasi dengan pihak maskapai.
- Sistem keamanan bandara bekerja berlapis, dimana Avsec fokus pada keamanan fisik, bukan verifikasi status profesi penumpang.
SuaraSumsel.id - Kasus penumpang perempuan asal Palembang yang nekat menyamar sebagai pramugari Batik Air memicu pertanyaan besar di ruang publik. Banyak yang heran, bahkan skeptis, bagaimana mungkin penyamaran seperti itu bisa terjadi di bandara dengan sistem keamanan ketat.
Apakah ada celah pengamanan? Atau justru prosedur berjalan sesuai aturan?
Manajemen Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II akhirnya buka suara untuk menjawab kegelisahan publik tersebut. Dalam keterangan resminya, pihak bandara menegaskan bahwa seluruh calon penumpang, tanpa terkecuali, wajib menjalani prosedur pemeriksaan keamanan sesuai standar operasional (SOP).
General Manager Bandara SMB II Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan bahwa perempuan yang berpakaian menyerupai kru pesawat Batik Air itu diproses sebagai penumpang biasa, bukan sebagai awak kabin.
“Yang bersangkutan menjalani proses keberangkatan melalui jalur pemeriksaan keamanan penumpang (Security Check Point/SCP), sama seperti penumpang lainnya,” ujar Syaugi dalam pernyataan tertulis, Kamis (8/1/2026).
Di titik SCP, petugas Aviation Security (Avsec) melakukan pemeriksaan standar, mulai dari boarding pass yang dikeluarkan maskapai, pemeriksaan orang, hingga barang bawaan.
Dari hasil pemeriksaan, perempuan tersebut diketahui memiliki boarding pass yang sah dan tidak membawa barang terlarang. Artinya, secara fungsi keamanan penerbangan, tidak ada pelanggaran yang membuatnya harus ditolak di pintu pemeriksaan.
Proses tersebut, lanjut Syaugi, terpantau jelas melalui sistem CCTV dan telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami memastikan seluruh proses pelayanan dan keamanan dilaksanakan petugas sesuai SOP,” tegasnya.
Penjelasan ini sekaligus menjawab rasa penasaran publik. Penyamaran tidak terbongkar di titik keamanan bandara, melainkan setelah ada koordinasi lanjutan dengan pihak maskapai. Maskapai kemudian menemukan ketidaksesuaian antara atribut yang dikenakan dan status awak kabin yang bersangkutan.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Kepala Cabang Koperasi di Sumsel Diduga Gelapkan Rp 1,3 Miliar
“Kejadian ini telah diinvestigasi dan ditangani secara profesional dan objektif, dengan berkomunikasi serta berkoordinasi langsung dengan pihak airline,” pungkasnya.
Pihak bandara menegaskan bahwa kasus ini bukan bentuk kecolongan keamanan. Fungsi Avsec di SCP adalah memastikan keselamatan penerbangan dari sisi keamanan—bukan memverifikasi profesi penumpang selama syarat keamanan terpenuhi.
Dengan kata lain, sistem keamanan bekerja berlapis. Ketika satu lapisan memastikan aspek keselamatan, lapisan lain, yakni maskapai berperan memastikan identitas dan status kru.
Sebagai informasi, Bandara SMB II Palembang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports, yang merupakan bagian dari holding BUMN pariwisata InJourney dan saat ini mengelola 37 bandara di Indonesia.
Kasus ini pun menjadi pelajaran penting bagi publik. Di balik viralnya peristiwa tersebut, terlihat bahwa keamanan penerbangan tidak hanya bergantung pada satu pintu pemeriksaan, melainkan pada kolaborasi dan koordinasi antarpihak. Sistem bukan tidak bekerja, justru detail kecil dan pengawasan berlapislah yang akhirnya membongkar penyamaran tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Terbongkar! Detail Kecil Ini Bikin Perempuan yang Nyamar Jadi Pramugari Batik Air Ketahuan
-
Lonjakan Penumpang Diprediksi Tembus 162 Ribu, Bandara SMB II Palembang Siaga Nataru 2025/2026
-
Bandara SMB II Siaga Jelang Nataru, Layanan 24 Jam Disiapkan demi Antisipasi Lonjakan Penumpang
-
Akhirnya Dibuka Lagi! Warga Palembang Bisa Terbang Langsung ke Singapura 4 Kali Seminggu
-
Macet Parah di Bandara SMB II Palembang Jadi Sorotan: Gara-Gara Sistem Baru, Publik Minta Evaluasi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Sumsel Siapkan Lompatan Ekonomi Baru lewat Task Force Investasi
-
Bukan Sekadar Kurban, Kilang Pertamina Plaju Hadirkan Kepedulian dan Kebersamaan untuk Warga
-
Batas Waktu Takbiran Idul Adha 2026, Sampai Kapan Takbir Masih Disunnahkan?
-
Doa Malam Idul Adha yang Dianjurkan Dibaca, Amalan Mustajab agar Hajat dan Rezeki Dimudahkan