- Sidang dugaan korupsi lahan jalan tol dengan terdakwa Haji Halim di PN Palembang tertunda karena kondisi kesehatan kritis.
- Haji Halim dirawat intensif di ICCU RSUD Siti Fatimah Palembang; kehadirannya syarat mutlak persidangan.
- Perkara ini terkait korupsi dan pemalsuan lahan proyek tol Betung–Tempino–Jambi, berpotensi rugikan negara ratusan miliar.
SuaraSumsel.id - Proses hukum kasus dugaan korupsi lahan proyek jalan tol yang menjerat pengusaha ternama Palembang, Kemas Haji Abdul Halim Ali atau Haji Halim, kembali tertahan. Kondisi kesehatan terdakwa yang dikabarkan kritis membuat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Palembang kembali ditunda.
Haji Halim, yang dikenal publik sebagai salah satu pengusaha kaya di Sumatera Selatan, saat ini menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Palembang. Tim medis menyatakan terdakwa belum memungkinkan untuk mengikuti persidangan.
Sidang yang sedianya digelar dengan agenda jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa, terpaksa ditunda oleh majelis hakim setelah menerima keterangan resmi terkait kondisi kesehatan Haji Halim.
Majelis hakim menilai, kehadiran terdakwa merupakan syarat penting agar persidangan dapat berjalan secara adil dan sah. Atas dasar pertimbangan medis dan kemanusiaan, sidang akhirnya dijadwalkan ulang pada pertengahan Januari 2026, sembari menunggu perkembangan kondisi kesehatan terdakwa.
Penasihat hukum Haji Halim menyampaikan bahwa kliennya mengalami komplikasi kesehatan serius dan membutuhkan pengawasan ketat dokter spesialis. Mereka berharap proses hukum tetap mempertimbangkan aspek kemanusiaan, tanpa mengabaikan prinsip keadilan.
“Kondisi klien kami masih sangat lemah dan membutuhkan perawatan intensif. Kami menghormati proses hukum, tetapi kesehatan juga tidak bisa dipaksakan,” ujar ketua tim penasehat hukum Haji Halim, DR Jan Maringka melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Kasus yang menjerat Haji Halim bukan perkara biasa. Ia didakwa dalam dugaan korupsi dan pemalsuan dokumen pengadaan lahan proyek strategis nasional, yakni pembangunan jalan tol Betung–Tempino–Jambi. Jaksa menyebut, perkara ini berpotensi merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah.
Nama Haji Halim sendiri selama ini lekat dengan citra pengusaha sukses dan dermawan. Kekayaan dan jaringan bisnisnya membuat setiap perkembangan kasus ini selalu menjadi sorotan publik, terlebih ketika proses hukum kerap tertunda akibat kondisi kesehatannya.
Penundaan sidang kali ini kembali memunculkan perdebatan di ruang publik: antara hak terdakwa atas kesehatan dan tuntutan masyarakat terhadap kepastian hukum dalam kasus korupsi bernilai besar.
Baca Juga: Kasus Korupsi Rp127 Miliar Pengusaha Haji Halim, Sejauh Mana Dakwaan Jaksa Diuji di Tipikor?
Majelis hakim menegaskan, persidangan akan tetap dilanjutkan sesuai hukum acara pidana setelah kondisi terdakwa memungkinkan. Hingga saat itu, perkara Haji Halim masih akan menjadi perhatian, bukan hanya di ruang sidang, tetapi juga di tengah masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Rp127 Miliar Pengusaha Haji Halim, Sejauh Mana Dakwaan Jaksa Diuji di Tipikor?
-
Haji Halim Pengusaha Apa? Kekayaan Crazy Rich Palembang Disorot Usai Dakwaan Rp127 Miliar
-
Seberapa Kaya Haji Halim? Crazy Rich dengan Kerajaan Kekayaan tapi Didakwa Rp127 Miliar
-
Drama Sidang Haji Alim: Datang dengan Ambulans & Oksigen, Ratusan Pendukung Padati Pengadilan
-
Crazy Rich Palembang Haji Halim Diseret ke Meja Hijau, Dakwaan Rp127 Miliar Bikin Sidang Gempar
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Palembang Terasa Seperti Oven? Ini 5 Rahasia Kamar Tetap Dingin Tanpa Harus Pasang AC Baru
-
Batal Digusur, 27 Pedagang Stadion Kamboja Tetap Berjualan, Jogging Track Tetap Dibangun
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
-
Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat