-
Pemilik mobil listrik perlu memastikan sistem kelistrikan tetap kedap air saat musim hujan.
-
Hindari melintasi genangan air yang melebihi setengah tinggi ban untuk mencegah kerusakan baterai.
-
Port pengisian daya harus selalu dijaga agar tetap kering dan aman dari percikan air
SuaraSumsel.id - Musim hujan sering jadi momok bagi para pemilik mobil listrik. Meski dikenal efisien dan ramah lingkungan, kendaraan berbasis baterai ini tetap memerlukan perhatian ekstra ketika jalanan mulai tergenang air atau udara lembap.
Jadi, apa saja yang harus diperhatikan agar mobil listrik tetap aman dan performanya terjaga?
1. Pastikan Sistem Kelistrikan Kedap Air
Mobil listrik sebenarnya sudah dirancang tahan terhadap air, bahkan sebagian besar komponen baterai dilindungi oleh sistem IP-rated waterproof.
Namun, seiring usia kendaraan, seal karet dan konektor bisa aus. Cek rutin di bengkel resmi agar tak ada celah air masuk ke ruang baterai atau motor listrik.
2. Hindari Genangan Lebih dari Setengah Ban
Meskipun baterai terletak di bagian bawah bodi, bukan berarti mobil listrik aman melibas banjir. Air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada sistem inverter, konektor, hingga sensor kelistrikan.
Jika terpaksa melintas, pastikan genangan tak lebih dari setengah tinggi ban dan jaga kecepatan rendah agar air tidak menyembur ke ruang mesin.
3. Cermati Colokan dan Port Pengisian Daya
Baca Juga: Cuma Rp150 Jutaan! Ini 5 Mobil Diesel Bekas yang Irit BBM Tapi Tetap Bertenaga
Port charging adalah salah satu bagian paling sensitif. Setelah parkir atau selesai mencuci mobil, pastikan area colokan kering sebelum menyambungkannya ke listrik. Jangan lupa gunakan penutup port (charging cover) untuk mencegah percikan air masuk ke terminal.
4. Lakukan Pemeriksaan Rutin di Bengkel Resmi
Sama seperti mobil konvensional, mobil listrik juga butuh servis berkala. Perbedaannya, yang dicek bukan oli mesin, melainkan tegangan baterai, pendingin sistem baterai, hingga software update. Musim hujan adalah waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan ekstra.
5. Perhatikan Sistem Rem Regeneratif
Rem regeneratif pada mobil listrik bisa terasa berbeda saat kondisi basah. Kadang daya cengkram menurun karena sistem ini bergantung pada traksi roda. Pengemudi disarankan mengatur mode pengereman regeneratif ke level rendah agar pengereman tetap stabil di jalan licin.
Mobil listrik sebenarnya cukup aman digunakan di musim hujan asalkan dirawat dengan benar. Jangan abaikan pemeriksaan sistem kelistrikan dan konektor, serta selalu hindari genangan tinggi. Dengan begitu, kendaraan tetap efisien, aman, dan umur baterai bisa lebih panjang.
Berita Terkait
-
Cuma Rp150 Jutaan! Ini 5 Mobil Diesel Bekas yang Irit BBM Tapi Tetap Bertenaga
-
Cuma Rp70 Jutaan! Ini 10 Mobil Bekas yang Paling Dicari di Facebook Marketplace 2025
-
Cuma Rp100 Jutaan! Ini 10 Mobil Bekas yang Awet, Irit, dan Nggak Bikin Kantong Bolong
-
Dulu Dicaci, Sekarang Dicari! Ini Alasan Mobil Bekas Korea Naik Daun di 2025
-
Uang 100 Juta di Palembang, Mending Beli Mobil Bekas atau Investasi Rumah?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?