-
Banyak warga Palembang bingung memilih antara membeli mobil bekas atau membayar DP rumah dengan uang Rp100 juta.
-
Nilai mobil bekas terus turun setiap tahun, sedangkan nilai rumah cenderung naik.
-
Rumah memberikan keuntungan jangka panjang, sementara mobil hanya memberi kenyamanan sesaat.
SuaraSumsel.id - Bagi banyak warga Palembang, memiliki uang Rp100 juta terasa seperti peluang besar yang menunggu dimanfaatkan. Tapi dilema pun muncul — lebih baik dipakai untuk membeli mobil bekas demi kenyamanan, atau dijadikan uang muka rumah demi masa depan? Keduanya sama-sama menggoda, tapi hasil akhirnya bisa sangat berbeda tergantung cara berpikir dan tujuan finansialmu.
Bila memilih membeli mobil bekas, Rp100 juta sudah cukup untuk membawa pulang mobil seperti Toyota Avanza 2016, Honda Brio 2017, atau Daihatsu Terios 2015. Keuntungannya jelas: mobil bisa langsung digunakan untuk bekerja, antar keluarga, hingga disewakan lewat platform transportasi online.
Tapi perlu diingat, mobil bukanlah aset yang nilainya naik. Setiap tahun, nilainya bisa turun 10 sampai 15 persen. Dalam lima tahun, mobil senilai Rp100 juta bisa tergerus hingga menjadi Rp60 juta saja. Belum lagi biaya perawatan, servis, BBM, dan pajak yang bisa mencapai dua juta rupiah per bulan.
Sebaliknya, jika uang itu digunakan untuk membayar DP rumah, kamu sudah selangkah lebih dekat menjadi pemilik aset jangka panjang. Di Palembang, dengan Rp100 juta kamu bisa memulai cicilan rumah tipe 36 di daerah seperti Kenten, Jakabaring, atau Talang Kelapa.
Harga rumah di kawasan tersebut saat ini berkisar Rp400 hingga Rp500 juta, dengan cicilan KPR sekitar Rp3 juta per bulan selama 15 hingga 20 tahun. Meski terkesan berat, rumah termasuk aset yang nilainya justru terus meningkat yakni rata-rata 5 sampai 10 persen per tahun.
Keuntungan lainnya, rumah bisa disewakan dengan harga Rp15 hingga Rp25 juta per tahun, tergantung lokasi. Artinya, uang yang kamu tanam di properti tidak hanya diam, tapi berpotensi menghasilkan pemasukan pasif. Namun perlu diingat, rumah juga punya biaya perawatan seperti listrik, air, dan perbaikan kecil yang tidak bisa dihindari.
“Mobil memang memberikan kenyamanan instan, tapi rumah memberi rasa aman jangka panjang,” ujar Dita Anggraini, seorang konsultan keuangan di Palembang.
Ia menilai, banyak orang menyesal membeli mobil lebih dulu karena lima tahun kemudian mereka masih menyewa tempat tinggal. “Sementara yang pilih DP rumah, walaupun cicilan panjang, mereka akhirnya punya aset nyata yang nilainya terus naik,” tambahnya.
Kesimpulannya, keputusan tergantung pada prioritas hidupmu. Jika mobilitas harian adalah kebutuhan utama dan mobil digunakan untuk menghasilkan uang, maka membeli mobil bekas bisa jadi langkah cerdas. Tapi jika tujuanmu adalah membangun stabilitas finansial dan aset masa depan, membayar DP rumah jelas lebih menguntungkan.
Baca Juga: Laga Harga Diri! Sriwijaya FC vs Sumsel United Jadi Pertarungan Antar Generasi di Palembang
Di tengah meningkatnya harga tanah dan properti di Palembang, uang Rp100 juta bisa menjadi pintu awal menuju kemandirian finansial yakni bukan sekadar simbol gaya hidup sesaat. Jadi sebelum memutuskan, tanyakan pada diri sendiri: kamu ingin punya kenyamanan hari ini, atau keamanan di masa depan?
Tag
Berita Terkait
-
5 Kesalahan Fatal Bikin Bisnis Kuliner di Palembang Gagal Total, Nomor 3 Banyak Dilakukan
-
Laga Harga Diri! Sriwijaya FC vs Sumsel United Jadi Pertarungan Antar Generasi di Palembang
-
Modal Rp1 Miliar Bisa Jadi Juragan Kos di Palembang? Cek Dulu Hitungan Untung-Ruginya
-
Viral! Siswi SMP 30 Palembang Nyaris Diculik, Pelaku Bawa Alat Suntik dan Pukul Korban
-
Sportivitas Dipertanyakan, Viral Final Porprov Sumsel 2025 Ricuh di Lapangan Sekayu
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda