-
Mobil diesel bekas masih diminati karena irit bahan bakar dan tangguh di segala medan.
-
Toyota Innova Diesel dan Isuzu Panther menjadi pilihan paling populer di bawah Rp150 juta.
-
Mobil diesel bekas menawarkan tenaga besar dengan biaya perawatan yang tetap terjangkau.
SuaraSumsel.id - Mobil diesel memang punya pesonanya sendiri. Suaranya gahar, torsinya besar, tapi tetap irit bahan bakar.
Buat kamu yang butuh kendaraan tangguh untuk jarak jauh tapi bujet pas-pasan, kabar baiknya — masih banyak mobil diesel bekas di bawah Rp150 juta yang bisa kamu lirik di tahun 2025.
Menariknya, beberapa model legendaris bahkan lebih irit dari mobil bensin modern, dan mesinnya terkenal awet hingga ratusan ribu kilometer. Berikut 5 mobil diesel bekas paling irit dan bertenaga yang masih layak dipinang tanpa bikin kantong bolong.
1. Toyota Kijang Innova Diesel (2008–2011) — Si Legenda Serbaguna
Kalau bicara mobil diesel irit dan bandel, Kijang Innova selalu jadi nomor satu. Mesin 2.5L D-4D-nya terkenal tahan banting dan masih sangat bertenaga untuk ukuran mobil keluarga.
Konsumsi BBM-nya bisa mencapai 14–16 km/liter, tergantung gaya berkendara. Harga bekas kini berkisar antara Rp130–150 juta, tergantung varian dan kondisi.
Selain kuat di tanjakan, Innova diesel juga punya kabin luas dan spare part berlimpah.
2. Isuzu Panther (2008–2012) — Raja Irit yang Tak Lekang Zaman
Isuzu Panther sering dijuluki “mobil sejuta kilometer” karena ketangguhannya. Mesin 2.5L dieselnya terkenal sangat hemat, bahkan bisa tembus 17–18 km/liter di luar kota.
Meski desainnya sederhana, Panther tetap dicari karena biaya perawatannya rendah dan mudah diperbaiki di bengkel umum. Harga bekasnya kini di kisaran Rp90–120 juta, dan permintaannya terus stabil.
Baca Juga: Cuma Rp70 Jutaan! Ini 10 Mobil Bekas yang Paling Dicari di Facebook Marketplace 2025
Bagi banyak pengguna, Panther adalah simbol mobil diesel sejati yang “nggak pernah rewel.”
3. Chevrolet Spin Diesel (2013–2015) — Tenaga Buas, Konsumsi Irit
Jarang dibahas, tapi Chevrolet Spin Diesel termasuk salah satu MPV paling irit di kelasnya. Mesin 1.3L turbodiesel bertenaga 75 hp-nya punya konsumsi BBM di kisaran 17 km/liter, bahkan bisa lebih irit di tol.
Torsinya besar, cocok buat tanjakan atau bawa beban berat.
Harga bekas Spin Diesel kini berkisar Rp100–130 juta. Satu-satunya catatan hanyalah ketersediaan spare part, tapi komunitas Spin cukup aktif membantu pengguna lama.
4. Hyundai Tucson CRDi (2010–2013) — SUV Diesel Kelas Menengah
Tag
Berita Terkait
-
Cuma Rp70 Jutaan! Ini 10 Mobil Bekas yang Paling Dicari di Facebook Marketplace 2025
-
Cuma Rp100 Jutaan! Ini 10 Mobil Bekas yang Awet, Irit, dan Nggak Bikin Kantong Bolong
-
Dulu Dicaci, Sekarang Dicari! Ini Alasan Mobil Bekas Korea Naik Daun di 2025
-
Uang 100 Juta di Palembang, Mending Beli Mobil Bekas atau Investasi Rumah?
-
Mau Tahu Kenapa Mobil Listrik Lebih Murah Dirawat? Ini Hitungan Nyatanya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara