- Video viral memperlihatkan seorang pelajar SMP Palembang mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa nasi dengan lauk pempek.
- Netizen terbelah menanggapinya.
- Kasus ini membuka diskusi lebih luas soal tantangan MBG di lapangan
SuaraSumsel.id - Sebuah video viral di media sosial memantik perbincangan hangat warganet. Dalam video berdurasi singkat itu, seorang pelajar SMP di Palembang terlihat mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolahnya.
Dengan ekspresi polos namun penuh protes, pelajar tersebut menyoroti menu berupa nasi dengan lauk pempek.
"Pak Prabowo," katanya.
“Dak maju, bu,” ujarnya sambil menunjukkan menu yang didapat.
“Dak maju, bu Palembang, pempek pakai nasi,” lanjutnya penuh emosi.
Unggahan itu disertai keterangan bahwa anak SMP Palembang merasa kurang cocok dengan kombinasi nasi dan pempek sebagai lauk MBG.
Video ini pun langsung ramai dibahas. Sejumlah netizen menilai bahwa kritik sang pelajar sebenarnya ditujukan kepada pihak penyedia dapur umum, bukan kepada Presiden Prabowo yang menggagas program MBG.
“Itu bukan salah presiden, dek. Itu dapur umum yang ngatur menu,” tulis seorang pengguna media sosial.
Namun, tak sedikit juga yang menyayangkan sikap sang pelajar karena dianggap tidak bersyukur.
Baca Juga: Selebgram Palembang Disiksa dan Diancam Anak Pengusaha Sawit Sumsel, Kasusnya Bikin Geger
“Bersyukur dek, dapat nasi gratis dari Prabowo, jangan malukan Palembang,” ujar netizen lain.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat memang menjadi sorotan publik sejak pertama kali dijalankan.
Tujuan utamanya adalah memberikan asupan gizi seimbang kepada pelajar agar mendukung tumbuh kembang mereka.
Namun, kasus viral di Palembang ini memperlihatkan tantangan di lapangan yakni pemilihan menu yang tepat dan sesuai dengan selera sekaligus kultur lokal.
Pempek memang ikon kuliner Palembang, tetapi bagi sebagian orang, menyandingkannya dengan nasi dianggap tidak lazim.
Isu yang Lebih Luas: Transparansi Dapur Umum
Berita Terkait
-
Selebgram Palembang Disiksa dan Diancam Anak Pengusaha Sawit Sumsel, Kasusnya Bikin Geger
-
Dugaan Proyek Fiktif Rp2,56 Miliar di Palembang, 11 Ketua RT hingga PHL Diperiksa Kejari
-
Benarkah Gaji DPRD Kota Palembang Setara UMR? Ini Rinciannya
-
Catat! Pasar Murah Palembang Mulai 9 September, Cek Jadwal dan Lokasinya di Sini
-
Telkomsel Hadirkan Roaming Internasional di Bandara SMB II, Wujudkan Konektivitas Tanpa Batas
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang